Selasa, 14 April 2026

Terima Sumbangan Rp2 Miliar dari Masyarakat Tionghoa Palembang Bersatu, Kapolda Sumsel: Akidi Effect

Adanya sumbangan senilai Rp 2 miliar yang berdatangan saat ini secara gamblang ia sebut sebagai "Akidi Effect"

Polda Sumsel
Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM terima secara simbolis bantuan dari masyarakat Tionghoa Palembang Bersatu di lapangan Apel Mapolda Sumsel 

BANGKAPOS.COM - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM terima secara simbolis bantuan senilai Rp2 Miliar dari masyarakat Tionghoa Palembang Bersatu di lapangan Apel Mapolda Sumsel, Jumat (6/8/2021).

Bantuan itu berupa barang-barang 150 ton beras, 150 ton oksigen dan 1.250 swab antigen.

Irjen Pol Eko, mengatakan bahwa bantuan yang diterima ini akan disalurkan kepada masyarakat terkena dampak covid 19 di Sumsel.

"Alhamdulillah kita hari ini (Jumat,red) mendapatkan bantuan yang luar biasa guna membantu masyarakat Sumsel yang terkena dampak covid-19, " ujarnya.

Baca juga: Kriteria Calon Pengganti Greysia Polii, Jika sang Juara Olimpiade Tokyo Berencana Gantung Raket

Baca juga: Luar Biasa ! Hari Ini Harga TBS Kelapa Sawit Tembus Rp2.510 per Kg

Donasi diserahkan langsung secara simbolis kepada Kapolda Sumsel oleh masing-masing perwakilan persatuan marga Tionghoa, termasuk Kurmin Halim.

Selain serah terima secara simbolis, bantuan lainnya juga langsung dibawa seluruhnya yakni dua mobil pembawa tangki oksigen dan tua truk berisi beras dan swab antigen yang juga dihadirkan di halaman Mapolda Sumsel.

Kapolda Sumsel : Terima Bantuan Agak Takut-takut sedikit

Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri sangat mengapresiasi bantuan yang dipercayakan perwakilan masyarakat kepadanya.

Mengingat ia sendiri masih menjadi sorotan setelah simpang siur rencana bantuan Rp 2 triliun dari keluarga mendiang Akidi Tio mencuat.

“Saya sangat memuji dan apresiasi yang luar biasa di tengah kami sedang menghadapi guncangan disana-sini. Bapak dan ibu, saudara saudari, memikirkan permasalahan di Sumatera Selatan tanpa takut diselewengkan oleh saya," ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan oleh orang-orang yang hadir dalam kegiatan ini, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Aturan Baru CPNS 2021, Kelulusan Tidak Berdasarkan Ranking Tertinggi, Tetapi Berdasarkan Ini

Baca juga: Greysia/Apriyani Tak Hanya Dapat Rp5 Miliar, Tapi Masih Kalah dengan Bonus Atlet Negara Tetangga

Dalam kesempatan ini, ASDM Polri periode 2018-2020 tersebut juga sempat bergurau bahwa dirinya masih merasa sedikit takut bila dititipkan amanah bantuan.

"Karena dengan berbagai kejadian kemarin, saya juga kadang-kadang mau menerima bantuan itu agak takut-takut sedikit . Apakah ini hoax lagi atau tidak. Ternyata saya lihat bukan hoax. Mudah-mudahan mobilnya juga bukan hoax ya. Ini mobil beneran dan berasnya juga beras beneran," tambah Eko yang juga disambut tawa kecil orang-orang yang mendengarnya.

Namun Eko tetap optimis, dibalik setiap masalah pasti ada hikmah yang bisa diambil setelahnya.

Bahkan adanya sumbangan senilai Rp 2 miliar dari persatuan masyarakat Tionghoa tersebut dan berbagai bantuan lainnya yang berdatangan saat ini secara gamblang ia sebut sebagai "Akidi Effect".

"Setiap peristiwa pasti ada hikmah dibalik itu. Hari ini Tuhan menunjukkan hikmah itu. Mewujudkan rahasia dari apa yang kita ragukan kemarin," ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved