Gosip Selebritis
Giliran Dewi Tanjung Geram dengan Sikap Arogan Orang Tua Ayu Ting Ting
Dewi Tanjung tampak geram dengan tindakan orang tua Ayu Ting Ting, Abdul Rozak dan Umi Kalsum yang mendatangi rumah haters.
BANGKAPOS.COM - Pedangdut Ayu Ting Ting akhir-akhir ini jadi sorotan publik.
Sikap orang tuanya yang mempermasalahkan haters sang artis dianggap sebagai sikap arogan.
Kali ini kritikan datang dari politisi bernama Dewi Tanjung,
Dewi Tanjung tampak geram dengan tindakan orang tua Ayu Ting Ting, Abdul Rozak dan Umi Kalsum yang mendatangi rumah haters.
Ayah Rozak dan Umi Kalsum sempat mendatangi rumah penghina Ayu Ting Ting di Bojonegoro, Jawa Timur.
Dewi Tanjung menilai orang tua Ayu Ting Ting sombong, terlebih Abdul Rozak.
Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di YouTube Cumicumi, Senin (9/8/2021).
Baca juga: Ini Isi Hujatan Kartika Damayanti yang Hina Ayu Ting Ting dan Bilqis, Bikin Umi Kalsum Murka
Sementara itu, ia tidak bermasalah dengan sikap sang pedangdut dalam menanggapi kasus ini.
"Yang saya kritisi itu sikap orangtuanya Ayu Ting Ting-nya, yang sombong dan arogan."
"Apalagi bapaknya, kalau Ayu Ting Ting-nya sih nggak begitu bermasalah buat aku ya," kata Dewi Tanjung.
Menurutnya, sangat lumrah apabila Umi Kalsum dan Abdul Rozak membela anak dan cucunya, Bilqis.
Namun ada sikap yang justru dinilai tak lazim, yakni ketika berhadapan dengan orang tua sang penghina.
Identitas penghina yang diketahui bernama Kartika Damayanti adalah seorang TKW di Singapura.
Lantas saat orang tua Ayu Ting Ting datang ke Bojonegoro, mereka hanya bertemu orang tua Kartika Damayanti.
"Wajar orang tua bela, tapi yang tidak wajar dia itu melawan orang yang tidak tahu apa-apa," tambahnya.
Lanjut, ia menyoroti ucapan Umi Kalsum yang ingin memenjarakan orang tua penghina sebagai jaminan.
Dewi Tanjung tegas menolak seharusnya yang patut dihukum adalah si penghina, yakni Kartika Dmayanti.
"Yang salah pem-bully, ya hukum dia, bukan orang tua si pem-bully yang didatengin," jelas Dewi Tanjung.
Baca juga: Gaji Para ASN, TNI/Polri dan Pensiunan Disarankan Naik Ditengah Penerapan PPKM, Ini Alasannya
Tak sampai di situ, Dewi Tanjung juga menyinggung kedatangan orang tua Ayu Ting Ting di Bojonegoro.
Padahal kala itu, pemerintah tengah menerapkan PPKM di beberapa daerah di Jawa dan Bali.
"Ngapain orang tuanya Ayu Ting Ting datang ke Bojonegoro di masa PPKM?."
"Jakarta - Bogor aja kita dilarang, apalagi Jakarta - Bojonegoro pasti ada penyekatan," imbuhnya.
Tidak hanya Dewi Tanjung, anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo juga sempat beri tanggapan.
Soal tindakan orangtua Ayu Ting Ting, ia mengungkapkan bahwa ini menjadi sorotan masyarakat luas.
Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di YouTube KH Infotainment, Selasa (3/8/2021).
"Ini menjadi berita yang besar, kemudian ada satu pertanyaan besar dari masyarakat dan media meliput."
"Bahwa di saat PPKM Level 4 ini ada tokoh yang bisa keluar daerah," ujar Rahmad Handoyo.
Meski begitu, ia tak mempermasalahkan mengenai perjalanan yang dilakukan oleh orang tua Ayu Ting Ting.
Yang jadi perhatiannya adalah dampak dari tindakan Umi Kalsum dan Rozak tersebut.
Padahal pemerintah sedang menggencarkan penerapan PPKM untuk mengendalikan kasus Covid-19.
Lantaran belakangan angka kasus positif meningkat drastis dan pasien meninggal terus bertambah.
Baca juga: INILAH Daftar Kabupaten / Kota di Jawa - Bali yang DIterapkan PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2
Rahmad Handoyo menjelaskan pemerintah pun kini sedang membatasi mobilitas warganya.
"Saya nggak mempersoalkan soal itu, tetapi saya ingin dampaknya ya."
"Ini 'kan PPKM bagaimana pemerintah punya niat untuk mengendalikan Covid-19," bebernya.
Rahmad Handoyo mempertanyakan soal izin yang dimiliki orang tua Ayu Ting Ting saat menempuh perjalanan.
Baca juga: INILAH Daftar Kabupaten / Kota di Luar Jawa - Bali yang Ditetapkan Masuk PPKM Level 4
Meski begitu, ia tidak akan mempermasalahkan itu apabila memang ada bukti dan sudah sesuai peraturan.
"Kita sampaikan pada yang bersangkutan, apakah sudah punya izin."
"Kalau sudah sesuai ketentuan ya saya kira nggak ada soal," ungkap Rahmad Handoyo. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com