Kesehatan Jantung
Awas, Penyakit Jantung Kian Sering Menyerang Anak Muda, Ketahui Penyebab dan Solusinya
Berdasarkan estimasi Kementerian Kesehatan tahun 2013, sebanyak 39 persen penderita jantung di Indonesia adalah yang berusia kurang dari 44 tahun.
2. Beraktivitas fisik secara rutin
3. Menjalani diet sehat
4. Mengampanyekan gaya hidup sehat melaui kegiatan-kegiatan positif di lingkungan mereka.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr Vito A Damay SpJP (K) MKes juga menyampaikan bahwa biasanya orang tidak menyadari bahwa dia menderita penyakit karena keluhannya tidak khas atau tidak terasa.
"Mereka baru akan menyadari kalau menderita penyakit jantung setelah mengalami serangan hebat," kata Vito.
"Untuk itu, salah satu cara utama untuk mencegah penyakit jantung selain menjaga pola hidup sehat adalah dengan deteksi awal melalui medical checkup," ujarnya.
Berdasarkan dari hal-hal di atas, YJI memandang perlu kolaborasi yang efektif antara masyarakat umum dan pemerintah untuk menekan prevalensi penyakit jantung yang dialami oleh masyarakat usia produktif.
YJI sendiri, ujar Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Esti Nurjadin, mengampanyekan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan kardiovaskular dengan fokus utama pada generasi muda yang masih di usia produktif.
Kampanye ini dilakukan dengan mengajak generasi milenial untuk menjadi agen-agen perubahan di bidang kesehatan jantung.
"Sehingga bisa menjadi smart influencer untuk lingkungan keluarganya, lingkungan tempat kerja, lingkungan tempat tinggal atau lingkungan sekolah baik melalui media virtual maupun tradisional," kata Esti dalam , Jumat(2/10/2020). (Kompas.com/Ellyvon Pranita)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Penyakit Jantung Makin Sering Menyerang Anak Muda, Ini Solusinya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/anak-muda-serangan-jantung-koroner-httpswwwfreepikcom.jpg)