Atasi Lemah Syahwat, dr Helly Tjandra Sarankan Konsumsi Suplemen Herbal Ini
Apapenyebab terjadinya lemah syahwat dan bagaimana cara mengatasinya? Simak jawaban dokter Helly Tjandra berikut
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Lemah syahwat atau yang biasa juga disebut dengan impotensi merupakan merupakan kondisi yang terjadi bagi laki-laki dimana ketidakmampuan penis untuk melakukan ereksi atau mempertahankan posisi ereksi ketika berhubungan seksual.
Kondisi tersebut dapat terjadi pada usia produktif, namun umumnya lebih banyak terjadi pada laki-laki yang berusia 60 tahun ke atas.
Seorang laki-laki dikatakan mengalami lemah syahwat bila dirinya sulit untuk ereksi setiap kali hendak berhubungan seksual dalam jangka waktu 6 bulan atau lebih.
Baca juga: Segarkan Udara, Ini Cara Mengharumkan Ruangan dengan Tanaman Herbal
Namun, bila hanya sesekali mengalami kesulitan ereksi atau mempertahankan ereksi, belum tentu seorang laki-laki tersebut dapat dikategorikan mengalami lemah syahwat.
Gejala lemah syahwat
Ada beberapa gejala yang terjadi pada laki-laki yang mengalami lemah syahwat.
Gejala tersebut antara lain, sulit mencapai ereksi meski sudah mendapat cukup rangsangan, sulit mempertahankan ereksi sehingga tidak bisa ejakulasi atau orgasme, serta adanya penurunan hasrat seksual.
Kabarnya gejala yang dialami tersebut mampu menyebabkan penderitanya merasa malu, putus asa, atau bahkan depresi.
Tak hanya itu, lemah syahwat juga bisa saja menyebabkan infertilitas pada laki-laki yakni kondisi kesulitan mempunya keturunan dan membuat hubungan dengan pasangan menjadi kurang harmonis.
Baca juga: 7 Herbal untuk Membantu Redakan Asam Lambung
Faktor penyebab terjadinya lemah syahwat
Terjadinya lemah syahwat dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang paling sering menyebabkan terjadinya lemah syahwat:
Gangguan hormon
Hormon yang berkaitan seks pada laki-laki yang disebut testosteron. Apabila jumlah testosteron berkurang, maka seorang laki-laki akan memiliki kesulitan dalam mencapai kepuasan seksualnya. Hal tersebut juga akan berdampak pada kondisi lemah syahwat.
Gaya hidup tidak sehat
Gaya hidup yang kurang baik ternyata menjadi faktor penting yang menyebabkan lemah syahwat dapat terjadi. Hal tersebu diantaranya ialah kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, kurang tidur atau sering begadang, dan menggunakan narkoba dapat menyebabkan gangguan pada pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke penis.
Hal ini dapat menyebabkan pria sulit ereksi dan mempertahankan ereksinya. Selain itu, pria dengan berat badan berlebih dan kurang olahraga juga lebih rentan mengalami lemah syahwat.
Penyakit kardiovaskular
Kondisi yang memengaruhi jantung dan kemampuannya dalam memompa darah dapat memicu lemah syahwat. Hal ini dikarenakan kurangnya aliran darah ke penis dapat menyebabkan seseorang tidak mencapai ereksi. Penyakit kardiovaskular lain, seperti stroke dan aterosklerosis, juga dapat menyebabkan kesulitan ereksi.
Pria yang menderita hipertensi, gula darah tinggi, dan kolesterol berlebihan merupakan kelompok yang termasuk berisiko tinggi mengalami lemah syahwat.
Gangguan psikologis
Selain faktor fisik, lemah syahwat juga bisa disebabkan oleh gangguan psikologis atau stres berat yang berkepanjangan.
Beberapa studi menunjukkan bahwa pria yang memiliki masalah psikologis, seperti depresi, gangguan cemas, PTSD, baru saja bercerai atau ditinggalkan oleh pasangan, atau memiliki kekhawatiran berlebih terhadap performa seksualnya, memiliki risiko tinggi untuk mengalami lemah syahwat.
Efek samping obat-obatan
Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat menimbulkan efek samping yang memengaruhi aliran darah pada penis, sehingga menyebabkan terjadinya lemah syahwat.
Obat-obatan yang dimaksud adalah obat antihipertensi, antidepresan, antipsikotik, obat untuk penyakit jantung, obat penenang, dan kemoterapi untuk mengobati kanker.
Beberapa kondisi atau kelainan pada penis, seperti penyakit Peyronie, cedera pada penis, dan epispadia, dapat menyebabkan lemah syahwat. Hal karena penyakit tersebut dapat menimbulkan gangguan pada aliran darah, saraf, serta bentuk penis, sehingga penis sulit untuk berereksi.
Menjawab pertanyaan pengguna Tiktok yang bertanya seputar kondisi lemah syahwat, seorang dokter di Belitung Timur, dr Helly Tjandra menjelaskan faktor-faktor lain yang menyebabkan lemah syahwat bisa terjadi.
dr Helly menungkapkan penyebab tersebut diantaranya ialah karena adanya penyakit lain seperti gangguan peredaran darah dan diabetes.
Selain itu dr Helly juga menerangkan bahwa piskologis dapat menjadi faktor lain mengapa lemah syahwat bisa terjadi.
Beberapa studi menunjukkan bahwa laki-laki yang memiliki masalah psikologis, seperti depresi, gangguan cemas, PTSD, baru saja bercerai atau ditinggalkan oleh pasangan, atau memiliki kekhawatiran berlebih terhadap performa seksualnya, memiliki risiko tinggi untuk mengalami lemah syahwat.
Untuk mengatasi kondisi lemah syahwat, dr Helly punya solusinya.
Dalam akun tiktok miliknya @dr_hellytjandra dirinya mengatakan bahwa lemah syahwat dapat diatasi dengan mengonsumsi obatan herbal.
Baca juga: Kolesterol Naik Gegara Banyak Konsumsi Daging, Ini 3 Herbal dan Bumbu Dapur yang Ampuh Menurunkannya
Obat herbal yang disarankannya ialah berupa vitamale kapsul.
Vitamale ialah sejenis suplemen kuat herbal yang bermanfaat untuk membantu meningkatkan stamina tubuh, vitalitas dan gairah seksual pria, meningkatkan kadar hormon testosteron serta meningkatkan produksi sperma dan mengatasi masalah kesuburan.
"Satu kali satu atau kali dua kapsul, satu hingga setengah jam sebelum berhubungan," terang dr Helly.
Ditambahkannya bahwa bagi laki-laki yang menderita hipertensi atau darah tinggi tidak disarankan untuk minum obat herbal tersebut.
(Bangkapos.com/Vigestha Repit)