Rabu, 6 Mei 2026

Inilah Daftar Uang Kuno Termahal dan Paling Dicari Kolektor Barang Antik, Ada Uang Indonesia Loh

Begitulah, bagi para kolektor, uang kuno memiliki nilai tersendiri sehingga mereka rela merogoh kocek berpapun untuk mengoleksi barang antik itu.

Tayang:
Penulis: fitriadi | Editor: fitriadi
Tokopedia
Uang koin Rp 1.000 bergambar pohon kelapa sawit. 

Benarkah kabar yang viral di jagad maya tersebut?

Kalau benar, apa sebenarnya yang membuat para kolektor uang koin memburu uang itu dengan harga mahal?

Penelusuran Bangkapos.com di situs jual beli online, sejumlah fakta terkuak dari viralnya uang koin Rp 1.000 kelapa sawit.

Di jagat maya, koin tersebut harganya dinilai berkali-kali lipat dari harga aslinya.

Di jagat maya, uang koin kuno Rp1000 kelapa sawit jadi buruan kolektor.

Para pemilik uang koin tersebut mulai menawarkan koleksi mereka di laman jual beli online.

Baca juga: Harga Uang Koin Melati Ini Lebih Fantastis Ketimbang Koin Kelapa Sawit yang Sedang Viral

Di Shopee, uang koin kuni Rp1000 kelapa sawit dibanderol dari harga Rp.2500 hingga Rp5.000 per koin.

Namun ada yang menjual di atas harga itu, yakni seharga Rp12.000 per koin.

Lain di Tokopedia, ada penjual yang menjual seharga Rp 25 ribu per koin 1000 kelapa sawit 1997.

Fakta tentang Uang Koin Kelapa Sawit

Dilansir Bangkapos.com dari website Bank Indonesia, uang logam pecahan Rp 1.000 berlogo pohon kelapa sawit tersebut mempunyai nama asli Uang Logam Bank Indonesia Emisi 1993.

Uang koin kelapa sawit diterbitkan pada 8 Maret 1993.

Secara kasat mata uang logam ini lebih tebal dibanding uang koin lain, misalnya uang logam pecahan Rp 500 yang lebih tipis.

Uang yang berbentuk bulat pipih itu beratnya 8,60 gram, dengan tebal 2,40 mm.

Pada bagian luar diameternya 26 mm, sedangkan dalam diameternya 18 mm.

Untuk warna dominan, pada bagian luar berwarna putih, baik di sisi depan maupun belakang.

Sedangkan bagian dalamnya berwarna kuning, baik di sisi depan maupun belakang.

Ciri-ciri uang itu adalah adanya teks "KELAPA SAWIT" dan "Rp 1.000" di sisi belakang.

Selain itu juga ada gambar kelapa sawit.

Baca juga: Uang Koin Kelapa Sawit Belum Seberapa, Uang Jadul Bergambar Soekarno Ini Lebih Fantastis Harganya

Benarkah karena ada elemen khusus yang terkandung di dalam uang koin Rp 1000 kelapa sawit, sehingga membuat uang ini berharga selangit?

Dilihat detail komposisi uang Rp 1.000 kelapa sawit terdiri dari bagian cincin (luar) mengandung 75% copper, 25% nickel, dan bagian inti mengandung 60-70% Copper, 40-30% Zinc.

Lantas apa itu copper yang menjadi bahan utama uang Rp 1.000 ini?

Copper atau yang kita kenal sehari-hari dengan sebutan tembaga adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Cu dan nomor atom 29.

Tembaga merupakan konduktor panas dan listrik yang baik.

Selain itu unsur ini memiliki korosi yang cepat sekali.

Tembaga murni sifatnya halus dan lunak, dengan permukaan berwarna jingga kemerahan.

Tembaga dicampurkan dengan timah untuk membuat perunggu

Artinya kandungan di dalam uang logam Rp1000 bergambar sawit didominasi oleh tembaga.

Dinilai Tidak Wajar

Selain koin Rp 1.000 itu, yang juga diburu yakni koin pecahan Rp 500 keluaran tahun 1991.

Ada yang menawarkannya sebagai koleksi, tawaran untuk menjadikannya cincin, atau tawaran untuk bahan membuat souvenir pernikahan.

Kolektor uang kuno Nazym Otie Kusardi mengatakan harga yang dibanderol itu tak wajar.

Namun hingga kini masih banyak yang menjual uang ini dengan harga tak masuk akal.

Baca juga: Ternyata Ini Kandungan Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit yang Diributkan Banyak Orang di Jagad Maya

Menurut Nazym, uang koin kelapa sawit rata-rata dijual dengan kisaran harga Rp 3.000 sampai Rp 10.000 per keping.

Kecuali, kata dia, jika uang itu memiliki kekhususan lain seperti uang cetakan khusus atau proof. Menurut dia, uang logam proof Rp 1.000 bisa dijual hingga Rp 4 juta, tergantung dari kondisi uang tersebut.

"Itu orang jual ngawur saja. Masih banyak yang jual dengan harga Rp 3.000 sampai Rp 10.000 per keping," kata Nazym.

Penjelasan Bank Indonesia

Fenomena uang koin kelapa sawit dijual hingga puluhan juta rupiah sebenarnya terjadi berulang.

Pada 2020 lalu, uang ini juga menjadi buah bibir karena dijual dengan harga kelewat mahal.

Sampai-sampai Bank Indonesia saat itu menjelaskan bahwa uang koin kelapa sawit masih sah sebagai alat pembayaran.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Onny Widjanarko mengatakan, uang logam pecahan Rp 1.000 tahun emisi 1993 itu masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah karena belum dicabut dan ditarik dari peredaran.

Baca juga: Baju Pelindung Diri Hazmat Tidak Lagi Digunakan Rumah Sakit Tangani Pasien Covid-19

Sebagai alat pembayaran yang sah, nilai tukar uang koin bergambar kelapa sawit itu sama dengan nominalnya, yaitu Rp 1.000.

"Terkait dengan uang logam Rp 1000 gambar kelapa sawit, kami sampaikan bahwa sebagai alat pembayaran yang sah untuk bertansaksi, nilai tukar uang logam dimaksud sama dengan nilai nominalnya yaitu Rp 1.000," kata Onny dikutip dari Kompas.com, Jumat (19/6/2020).

Baca juga: Videonya Ditonton Bebas, Vanessa Angel Sampai Istighfar dan Jelaskan Soal Alat Kontrasepsi di IG

Onny menuturkan, jika ada masyarakat yang akan mengoleksi koin tersebut, biasanya nilai jual bergantung pada kesepakatan antara penjual dan si pembeli koin.

"Jika ada masyarakat yang akan mengkoleksi (bukan transaksi) layaknya koleksi numimastic/koleksi uang-uang kuno, biasanya harganya tergantung kesepakatan antara pembeli dan penjual," sebut Onny.

Bank Indonesia melalui cuitannya di Twitter berkomentar tentang uang logam kelapa sawit dijual mahal pada 16 Juni 2020 lalu.

"#SobatRupiah, uang Rupiah pecahan Rp1.000 tahun emisi 1993 bergambar kelapa sawit masih dinyatakan berlaku sebagai alat pembayaran yg sah di wilayah NKRI, sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/26/PBI/2016," tulis akun resmi Bank Indonesia.

Penjelasan Kolektor

Seorang kolektor uang lama, Nazym Otie Kusardi buka suara soal kehebohan itu.

Otie menyebutkan bahwa pelapak itu mematok harga uang koin Rp 1.000 secara asal-asalan.

"Itu orang jual ngawur saja. Masih banyak yang jual dengan harga Rp3.000 sampai Rp10.000 per keping," ujar kolektor uang lama, Nazym Otie Kusardi

Menurut Otie, uang logam Rp1.000 itu baru berharga besar, bila memiliki kekhususan lain, seperti cetakan khusus atau proof.

Uang koin Rp1.000 cetakan khusus dapat dibanderol hingga Rp4 juta, tergantung kondisinya.

Bagi para kolektor, mengoleksi uang kuno memang menjadi kebahagiaan tersendiri. (Bangkapos.com/Tribun Sumel)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved