Rentang Waktu Vaksin Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, Moderna, dan Pfizer. Risiko Tak 2 Kali Vaksin
Meskipun terlambat namun tetap dilakukan karena vaksinasi Covid-19 harus disuntik dosis dua kali.
BANGKAPOS.COM - Dokter Perawatan Kritis dan Paru, Joseph Khabbaza MD mengingatkan soal vaksin dosis kedua.
Dia menyebutkan agar segera melakukan dosis kedua, segera mungkin dan jangan menundanya.
Meskipun terlambat namun tetap dilakukan karena vaksinasi Covid-19 harus disuntik dosis dua kali.
Setiap vaksin memiliki rentang waktu berbeda-beda dari dosis pertama dan dosis kedua.
Baca juga: Harga Terbaru Uang Koin Rp1000 Bergambar Kelapa Sawit, Bank Indonesia dan Kolektor Buka Fakta
Untuk vaksin Sinovac, jaraknya berkisar dua sampai empat Minggu.
Sinopharm, rentang waktunya tiga sampai empat Minggu.
AstraZeneca antara delapan sampai 12 Minggu.
Moderna diberikan rentang waktu mulai tiga sampai enam Minggu.
Baca juga: Fakta Tentang Vaksin Sinovac, Astrazeneca dan Moderna yang Dipakai Indonesia Untuk Menangani Pandemi
Sementara Pfizer rentang waktu tiga Minggu.
Suntikan vaksin dosis kedua sangat penting untuk mencapai kekebalan penuh terhadap COVID-19.
Penelitian oleh CDC menunjukkan dosis tunggal vaksin Pfizer berkisar antara 60% hingga 80% efektif melawan COVID-19.
Sedangkan penelitian akan dosis kedua menghasilkan efektifitas sebanyak 90% melawan COVID-19.
Baca juga: Pedagang Ini Nekat Gunakan Daging Manusia Sebagai Topping Mie, Kondisi Dapur Mengerikan, Ada Bercak
Kekebalan penuh sangat penting untuk melindungi setiap orang dan komunitas dari penyebaran virus.
Namun bagaimana kalanya ketika sesorang tidak bisa mendapatkan vaksin kedua sesuai jadwal yang telah ditetapkan?
Beberapa alasan yang menyebabkan seseorang terlambat untuk mendapatkan vaksin kedua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210812-suntik-vaksin-covid-19.jpg)