Apa Itu Badai Sitokin, yang Mengancam Nyawa Penderita Covid-19 dan Terapi untuk Meredamnya
Sitokin adalah protein yang dihasilkan sistem kekebalan tubuh untuk melakukan berbagai fungsi penting
Sebaliknya saat badai sitokin, sitokin terus mengirimkan sinyal.
Sehingga sel-sel kekebalan tubuh terus berdatangan dan bereaksi di luar kontrol tubuh.
Alhasil, paru-paru bisa mengalami peradangan parah karena sistem kekebalan tubuh berusaha keras membunuh virus.
Namun peradangan pada paru-paru itu malah terus terjadi meski infeksi sudah selesai.
Sistem imun mengeluarkan racun untuk virus
Selama peradangan, sistem imun juga melepas molekul bersifat racun bagi virus dan jaringan paru-paru.
Akibatnya fungsi paru-paru pasien dapat menurun, bahkan membuat pasien makin sulit bernafas.
Kondisi inilah yang kemudian bisa membuat pasien Covid-19 akhirnya meninggal dunia atau tak bisa bertahan.
“Maka sering pada pasien Covid-19 membutuhkan ventilator untuk membantu pernapasan,” kata Mahirsyah.
Terapi untuk meredam badai sitokin pasien Covid-19
Meski belum ada satu pun terapi definitif yang benar-benar menyembuhkan pasien
terinfeksi Covid-19, para peneliti dan tim medis mencoba melakukan perawatan dengan berbagai pendekatan.
Para peneliti di Wuhan menyebutkan dalam sebuah jurnal, bahwa kombinasi yang
tepat dengan terapi imunoregulator yang menghambat respons inflamasi hiperaktif dapat menahan badai sitokin.
Termasuk obat antivirus yang menghambat transmisi virus dan menghancurkan replikasi virus, dapat mengurangi kerusakan sel langsung yang disebabkan oleh Covid-19.