Senin, 27 April 2026

Virus Corona

Berita PPKM Terbaru, Diperpanjang Lagi atau Tidak? Begini Evaluasi Jokowi

Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali akan berakhir hari ini, Senin (23/8/2021). Diperpanjang?

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo atau Jokowi 

BANGKAPOS.COM - Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali akan berakhir hari ini, Senin (23/8/2021) .

Pemerintah memang membagi fokus kebijakan PPKM ini berdasarkan pembagian wilayah, Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali.

Sebagai informasi, PPKM Jawa-Bali akan berakhir pada 23 Agustus sejak diperpanjang pada Senin (16/8/2021) lalu.

Sementara PPKM luar Jawa-Bali juga akan berakhir pada hari inin 23 Agustus sejak diperpanjang pada 9 Agustus lalu.

Lantas, apakah PPKM akan kembali diperpanjang?

Biasanya pengumuman kebijakan PPKM selanjutnya akan disampaikan pada malam terakhir masa perpanjangan PPKM.

Tapi sebelum itu, menarik mencermati bagaimana pernyataaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini.

Demikian pula perjelasan Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan soal PPKM belum lama ini.

Baca juga: Wanita Ini Tak Berdaya Diseret Satpam Hingga Dipaksa Lepas Celana di Depan Kamera HP, Ternyata

Baca juga: Netizen Nyinyir Soal Rumah Wulandari, Faktanya Ngontrak, Pemilik Hanya Minta Bayar Token Saja

Jokowi mengatakan virus corona sangat sulit diprediksi.

Karena itu pihaknya meminta semua pihak berhati-hati, meskipun dalam beberapa waktu terakhir terjadi penuruan kasus dan  penurunan BOR (bed occupancy rate/keterisian tempat tidur) di sejumlah wilayah. 

“Jangan sampai ada varian baru datang karena bermutasi dan kita tidak waspada, tahu-tahu meledak menjadi jumlah yang sangat banyak,” kata Jokowi di Madiun, Kamis (19/8/2021). 

Melansir covid19.go.id pada Minggu (22/8/2021) pukul 11.30 WIB, terkonfirmasi sebanyak 3.967.048 kasus positif, dengan 3.522.048 telah sembuh dan 125.342 meninggal dunia.

Selanjutnya, agar dapat menurunkan penyebaran kasus, Jokowi memerintahkan pemerintah daerah dapat mengurangi tingkat isoman dan fokus menjadi isolasi terpusat (isoter).

Menurut Jokowi, isoter akan sangat mengurangi penyebaran virus.

Jokowi meminta agar stok obat-obatan selalu tersedia dan segera diberikan bagi yang membutuhkan.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved