Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Harga Lada Trend Mengalami Kenaikan, Kondisi Cuaca Produksi Lada Turun

kenaikan harga lada dipengaruhi oleh mulai meningkatnya permintaan pasar untuk kebutuhan masyarakat.

Editor: Agus Nuryadhyn
bangkapos.com/edwardi
Pengepul lada putih 

BANGKAPOS.COM - Memasuki akhir musim panen, tren harga lada di Kabupaten Belitung terus mengalami kenaikan dari Rp90 ribu menjadi Rp92 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Belitung Hamzah mengatakan, kenaikan harga lada dipengaruhi oleh mulai meningkatnya permintaan pasar untuk kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, puncak musim panen lada di daerah itu berlangsung hingga akhir Agustus sehingga sebagian besar petani saat ini dipastikan telah selesai memanen tanaman ladanya.

"Masih tersisa beberapa petani saja yang saat ini masih memanen tanaman lada," ujar Hamzah kepada Bangka Pos Group, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Paling Tertib Lakukan 3T, Bangka Malah Jadi Satu-satunya Kabupaten di Babel Berstatus PPKM Level 4

Hamzah menambahkan, secara keseluruhan musim panen lada di daerah itu berjalan dengan lancar meskipun terjadi penurunan produksi akibat cuaca yang tidak menentu.

"Saat ini produksi lada sementara yang telah tercatat pada musim panen sekarang sebanyak 3.100 ton," katanya.

Dirinya berharap kenaikan harga lada tersebut dapat mensejahterakan petani lada di daerah itu.

"Karena musim panen buah sela akan berlangsung pada Februari 2022 mendatang," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Erzaldi Hari Ini Memulai Pembangunan Sarpras Pelabuhan Perikanan Muara Sungai Baturusa

Produksi lada putih di Kabupaten Belitung hingga Agustus mencapai 3.100 ton dari target produksi lada pada tahun 2021 sebanyak 5.255 ton.

"Total produksi lada sementara ini tercatat sebanyak 3.100 ton," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved