Breaking News:

Inilah Efek Samping Usai Disuntik Vaksin Moderna, Begini Cara Mudah Mengatasinya

Vaksin Moderna yang sebelumnya digunakan untuk booster tenaga kesehatan, kini mulai didistribusikan ke masyarakat umum

Editor: Iwan Satriawan
TRIBUNNEWS/Jeprima
ilustrasi vaksinasi moderna 

BANGKAPOS.COM-Selain Sinovac dan AstraZeneca, pemerintah juga menggunakan Moderna untuk vaksin Covid-19.

Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan 5.102.300 dosis vaksin Moderna untuk vaksinasi Covid-19 di 34 provinsi.

Vaksin Moderna yang sebelumnya digunakan untuk booster tenaga kesehatan, kini mulai didistribusikan ke masyarakat umum.

Lantas siapa saja yang boleh mendapatkan vaksin Moderna?

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa vaksin Moderna dosis satu dan dua dapat digunakan untuk masyarakat umum.

Namun, penggunaannya hanya untuk mereka yang berusia di atas 18 tahun.

Baca juga: Video Bocah Mencuci Kaki Ibunya Sebelum Meninggal, Sang Ibu Menangis saat Dinasihati Hindari Dosa

“Moderna untuk masyarakat umum untuk dosis satu dan dosis dua untuk usia di atas 18 tahun,” ujar Nadia, Kamis (19/8/2021) seperti dikutip dari kompas.com.

Meskipun juga diberikan kepada masyarakat umum, namun suntikan ketiga (booster) Moderna bagi para tenaga kesehatan juga terus dilanjutkan.

Nadia mengatakan, vaksin buatan perusahaan AS itu merupakan vaksin Covid-19 dengan platform mRNA dengan nukleosida dimodifikasi yang dapat membentuk kekebalan tubuh terhadap virus SARS-CoV-2 sehingga dapat mencegah penyakit Covid-19.

Kemenkes mengarahkan agar vaksin Moderna disimpan dalam mesin pendingin pada suhu minus 25 derajat celsius sampai dengan minus 15 derajat celsius di fasilitas dinas kesehatan.

Baca juga: Cara Hemat Penggunaan Gas 3 kg Sampai Berminggu-minggu, Tak Banyak yang Tahu, Anda Harus Segera Coba

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved