Sabtu, 2 Mei 2026

Bangka Pos Hari Ini

LEBIH GANAS, Virus Covid-19 Varian Delta Terdeteksi di Pangkalpinang dan Kabupaten Lain di Babel

Virus corona varian delta atau B.1.617.2 tak hanya ada di Kabupaten Belitung. virus ini ternyata juga ditemukan di Pangkalpinang

Tayang:
Diskominfo Babel
Corona Varian Delta. Belakangan terungkap bahwa virus varian delta ini terdeteksi ada di Pangkalpnang 

PANGKALPINANG, BANGKAPOS.COM - Virus corona varian delta atau B.1.617.2 tak hanya ada di Kabupaten Belitung. Varian baru ini ternyata juga ditemukan menjangkiti warga di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Hal itu diketahui setelah 22 dari 37 sampel pasien Covid-19 dari beberapa daerah yang dikirimkan Labkesda Babel ke Laboratorium Badan dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI dinyatakan positif varian corona asal India yang memiliki sifat mudah menular itu.

Sebanyak 22 sampel yang dinyatakan positif varian delta tersebut, empat sampel di antaranya berasal dari Pulau Belitung dan 18 sampel lainnya dari Pulau Bangka.

Baca juga: Ini Alasan Manchester United Bawa Kembali Cristiano Ronaldo, Ada Kesepakatan dengan Juventus

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Babel Erzaldi Rosman meminta masyarakat mewaspadainya dengan memperketat protokol kesehatan pencegahan Covid-19 guna meminimalisasi penularan varian baru itu.

Ia juga mewanti-wanti masyarakat Babel jangan menganggap remeh varian delta karena lebih berbahaya.

"Ini varian baru dan lebih berbahaya, mengharuskan seluruh masyarakat semakin waspada dan tidak menganggap remeh. Memang mati di tangan Allah, tapi jangan lantas membuat kita sombong," kata Erzaldi Rosman kepada Bangka Pos, Jumat (27/8).

Dingatkannya varian delta yang tingkat penularannya lebih ganas dapat menyerang anak-anak. Karena itu para orangtua harus lebih waspada dalam menjaga protokol kesehatan anak.

Baca juga: Hasil Otopsi Terkuak Fakta Baru Pembunuhan di Subang hingga Sosok Misterius Parkirkan Mobil

“Gerakan 5 M harus digencarkan. Keluar rumah harus pakai masker, kemudian saat pulang ke rumah juga mandi dulu, cuci tangan, baru berinteraksi dengan keluarga. Jangan lupa selalu jaga jarak, hindari kerumunan dan batasi mobilitas," tukasnya.

Erzaldi juga mengingatkan selain mematuhi prokes, masyakat juga harus tetap menjaga ketahanan tubuh, agar dapat terhindar dari penyebaran Covid-19.

Covid-19 dikatakan Erzaldi berbahaya apalagi bagi warga yang memiliki riwayat penyakit bawaan seperti gula, jantung, stroke, asma, darah tinggi atau paru-paru.

"Corona ini bisa terjangkit kepada siapa pun, dan cepat tidaknya terjangkit, tergantung diri kita sendiri. Imun atau daya tahan kita harus kuat. Syaratnya ada dua, senang hati atau gembira, dan sedekah," imbaunya.

Erzaldi mengaku pemerintah daerah telah mengambil langkah strategis guna mengatasi meluasnya wabah Covid-19 dan varian delta.

Di antaranya meningkatkan kapasitas layanan Rumah Sakit Covid-19, logistik dan sumber daya manusia untuk penanganan Covid-19 di setiap kabupaten/kota.

Terpisah Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa membenarkan varian delta terdeteksi tidak hanya di Pulau Belitung, tapi juga Pulau Bangka.

"Kita sudah mendapatkan surat resmi terkait varian baru delta atau B.1.617.2 yang telah bertambah di Bangka Belitung,” jelas Mikron kepada Bangka Pos, Jumat (27/8).

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved