Kamis, 23 April 2026

Imun Jadi Lemah hingga Rambut Rontok, Inilah Dampak Buruk Jika Sering Berhubungan Intim

Sebab sama hal dengan yang lainnya, berlebihan dalam bercinta pun dapat memicu risiko kesehatan yang cukup serius

Editor: Iwan Satriawan
POPSUGAR.COM
Ilustrasi. 

BANGKAPOS.COM-Bagi pasangan suami istri, hubungan intim merupakan elemen penting untuk keharmonisan rumah tanggga.

Rutin bercinta yang didasari kasih sayang terbukti dapat meningkatkan sistem imunitas, sesuatu yang sangat berharga di masa pandemi Covid-19 ini.

Menurut Dr. Rachel Needle, psikolog dan co-director di Modern Sex Therapy Institutes, bercinta atau berhubungan intim memang dapat membawa manfaat positif bagi kesehatan fisik dan mental seseorang.

Namun, segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan tentu akan menimbulkan dampak buruk.

Baca juga: Jarang Berhubungan Intim dalam Waktu Lama Ternyata Bisa Picu Bahaya Mengerikan hingga Sakit-sakitan

Sebab sama hal dengan yang lainnya, berlebihan dalam bercinta pun dapat memicu risiko kesehatan yang cukup serius.

Mungkin tidak masuk akal untuk berpikir bahwa aktivitas yang menyenangkan seperti bercinta dapat berakhir dalam kesengsaraan.

Baca juga: Pria Ini Ketagihan Berselingkuh dengan Istri Orang, Berawal dari Kenalan di Bar

Namun hal itu bisa benar-benar terjadi.

Dikutip dari gridhealth.id, inilah 14 efek negatif yang dapat disebabkan karena terlalu sering:

1. Lecet atau memar

Ini adalah salah satu efek yang jelas akibat bercinta berlebihan karena banyaknya gesekan yang terjadi.

Hal ini terutama terjadi ketika pasangan melakukan hubngan intim yang kasar.

Lecet tentunya akan membuat sangat tidak nyaman untuk berhubungan seks dalam posisi tertentu, dan memar akan terasa sangat menyakitkan setelah kita menyadarinya.

Baca juga: Pria Ini Bunuh PSK yang Dipesan Karena Tak Bisa Lampiaskan Hasrat, Gara-gara Punya Penyakit Ini

Untuk menghindari rasa sakit, cobalah untuk tidak berhubungan intim dengan posisi yang membuat sakit tidak nyaman.

2. Nyeri dan pembengkakan

Wanita rentan terhadap perasaan nyeri setelah “sesi panas” di kasur.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved