Minggu, 7 Juni 2026

Darah Kental: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pencegahan

Darah kental merupakan penyakit yang membuat pengidapnya jauh lebih mudah mengalami proses penggumpalan atau pembekuan darah

Tayang:
Editor: suhendri
Freepik
Ilustrasi sampel darah 

BANGKAPOS.COM - Darah kental merupakan penyakit yang membuat pengidapnya jauh lebih mudah mengalami proses penggumpalan atau pembekuan darah.

Penyakit ini dikenal juga dengan istilah trombofilia atau hiperkoagulasi.

Gumpalan darah sebenarnya normal dan bermanfaat ketika terbentuk sebagai respons terhadap cedera atau luka sebagai gel penyumbat pembuluh darah yang tergores sehingga menghentikan pendarahan.

Baca juga: Waspadai 10 Komplikasi Tekanan Darah Tinggi

Namun darah kental atau penggumpalan darah yang terbentuk di dalam pembuluh darah memungkinkan darah kental menjadi tidak larut.

Kondisi ini dapat berbalik menjadi bahaya.

Gumpalan ini dapat berjalan melalui sistem peredaran darah dan berakhir dengan membatasi suplai darah ke paru-paru.

Jenis bekuan darah ini sangat serius dan memerlukan perawatan segera.

Penyebab

Melansir Mayo Clinic, setidaknya ada 20 faktor dan kondisi penyebab pembekuan darah yang mengganggu, meliputi:

* Sindrom antifosfolipid

* Arteriosklerosis/aterosklerosis

* Obat-obatan tertentu, seperti kontrasepsi oral dan obat terapi hormon Covid-19

* Trombosis vena dalam (DVT) (DVT)

* Faktor V Leiden

* Riwayat keluarga pembekuan darah

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved