Breaking News:

Berita Sungailiat

DPRD Bangka Sahkan Perubahan KUA dan PPAS 2021, Defisit Anggaran Rp71,9 Miliar

DPRD Kabupaten Bangka melaksanakan rapat paripurna pengesahan nota kesepahaman perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2021.

Penulis: edwardi | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Edwardi
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka melaksanakan rapat paripurna penandatanganan nota kesepahaman KUA dan PPAS tahun anggaran 2021 di ruang rapat paripurna DPRD Bangka, Senin (06/09/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka melaksanakan rapat paripurna pengesahan nota kesepahaman perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2021 di ruang rapat paripurna DPRD Bangka, Senin (06/09/2021).

Sebelumnya nota perubahan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Bangka tahun anggaran 2021 telah disampaikan oleh Bupati Bangka Mulkan melalui rapat paripurna tanggal 9 Agustus 2021 lalu.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar mengatakan perubahan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Bangka tersebut telah dilakukan rapat pembahasan oleh badan anggaran dengan tim anggaran daerah Kabupaten Bangka sehingga mencapai kesepakatan untuk disahkan.

Baca juga: Kabar Gembira, Bupati Bangka Batalkan Wacana Pemotongan Gaji Honorer dan TPP ASN

"Hal yang menjadi kesepakatan dalam perubahan KUA meliputi asumsi dasar dalam penyusunan RAPBD perubahan tahun 2021, kebijakan pendapatan belanja dan pembiayaan daerah," kata Iskandar.

Ditambahkannya, dalam PPAS perubahan APBD tahun anggaran 2021 disepakati terkait rencana pendapatan dan penerimaan biaya daerah tahun 2021, dengan prioritas belanja daerah, dan plafon anggaran sementara.

Diungkapkannya, besaran proyeksi pendapatan, belanja, dan pembiayaan yang telah disepakati bersama, yakni pendapatan daerah sebesar Rp1.137.429.425.755 dan belanja daerah Rp1.249.254.616.833,61 yang terdiri dari belanja operasional Rp899.997.235,81, belanja modal Rp210.333.905.027,80, belanja tidak terduga Rp10.702.713.400,00 dan belanja transfer Rp128.220.498.170,00.

Baca juga: Pria Bertato dan Mantan Preman Ini Lamar Wanita Penghapal Al-Quran, Ayahnya Beri Reaksi Tak Terduga

Baca juga: RESMI Info Terkini PPKM Jawa Bali Diperpanjang Sampai 13 September, Luar Jawa Bali 20 September 2021

Baca juga: Kasihan, Balita Asal Sungailiat Ini Terus Menangis Akibat Sakit Tak Biasa yang Dia Derita

"Sedangkan defisit anggaran Rp71.902.167.266,39. Kita telah menerima dan menyetujui perubahan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Bangka tahun anggaran 2021 untuk dikukuhkan dalam nota kesepakatan," ujar Iskandar.

Sementara Bupati Bangka, Mulkan mengatakan perubahan di sisi pendapatan daerah mengalami perubahan kebijakkan dana transfer dari pemerintah pusat.

"Jadi koreksi atas DAK dan DAU pemerintah turun 3,2 persen untuk kabupaten Bangka," kata Mulkan.

Ditambahkannya, di sisi lain harus merefokusing anggaran untuk penanganan Covid-19 dengan minimal 8 persen dara umum dan 30 persen untuk penanganan kesehatan.

"Perubahan APBD tahun 2021 kabupaten Bangka ini merespon ketidakpastian situasi yang yang mana wabah Covid-19 merupakan kondisi kejadian luar biasa," ujar Mulkan.

Diakuinya, kita semua tidak menyangka pada tahun 2020 ada wabah pandemi Covid-19 dan tahun 2021 ini ada varian delta yang lebih ganas, serta tahun 2022 mendatang juga belum ada kepastian dalam melakukan berbagai kebijakan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved