Senin, 18 Mei 2026

bangka pos hari ini

2 Kabupaten Belum Boleh PTM, Gubernur Babel Minta Orangtua Ikut Divaksin

penerapan PTM terbatas tingkat SMA/SMK di Babel, sejauh ini berjalan dengan baik.

Tayang:
Editor: Fitri Wahyuni
bangkapos.com/ Cepi Marlianto
PTM Terbatas, Begini Suasana Pembelajaran di Sekolah 

BANGKAPOS.COM - Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih belum memperbolehkan dua kabupaten di wilayahnya, yaitu Kabupaten Bangka dan Belitung untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Hal ini setelah Presiden RI kembali memperpanjang status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Babel.

"Belum kita izinkan untuk dua daerah ini, yaitu di Kabupaten Bangka secara keseluruhan dan untuk di Kabupaten Belitung yaitu di Tanjungpandan dan Sijuk," jelas Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Babel, Danu Sutara Sukma, saat ditemui di tempat kerjanya, Rabu (8/9/2021).

Danu menambahkan, penerapan PTM terbatas tingkat SMA/SMK di Babel, sejauh ini berjalan dengan baik.

"Pembelajaran masih berjalan sesuai dengan ketentuan. Artinya tidak ada pelanggaran pelanggaran Prokes sejauh ini. Pihak sekolah telah mengatur sistem pembelajaran, seperti pembagian shift," kata Danu.

Baca juga: Masyarakat Harus Disiplin Prokes, Ada Kemungkinan Terjadi Gelombang Serangan Varian Baru

Selain itu diakuinya, hingga saat ini belum ada temuan klaster atau siswa yang terjangkit Covid 19 dari lingkungan sekolah.

"Tidak ada, karena sekolah juga kita minta untuk siswa terus patuhi protokol kesehatannya. Kita tidak mau adanya klaster dari sekolah, sehingga harus kita cegah dengan patuhi Prokes," jelasnya.

Dirinya juga mengkui saat ini siswa di sekolah sedang melakukan vaksinasi, setelah para guru divaksinasi sebelumnya.

"Jadi kita harap pihak sekolah yang belum vaksinasi ini kita minta supaya cepat dan efektif untuk melaksanakan vaksin. Jadi semua siswa dapat divaksin, sehingga biar lebih terlindungi saat melakukan pembelajaran tatap muka," ujarnya.

Vaksin orangtua

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman juga meminta kepada para siswa untuk memberitahukan status orangtuanya apakah sudah divaksin atau belum. Menurutnya, jika orangtua siswa belum divaksin maka siswa tersebut belum diperkenankan masuk sekolah.

Hal ini disampaikannya saat mengunjungi SMAN 1 Kelapa, Kabupaten Bangka Barat pada Selasa (7/9/2021).

Baca juga: LPKA Pangkalpinang Sukses Ajarkan Warga Binaan, Tiap Bulan, Mampu Panen 50 Kg Sayur Pakcoy

"Tolong sampaikan ke orangtua, jika ayah sama ibu belum divaksin, tidak dibolehkan sekolah tatap muka. Ini agar tidak menimbulkan klaster baru di sekolah apabila PTM diterapkan sepenuhnya nanti," kata Erzaldi.

Ia juga mengingatkan para guru yang mengajar dari sekolah untuk senantiasa memperhatikan protokol kesehatan.

"Pemakaian masker saat di dalam ruangan diwajibkan, dan mulai membiasakan diri tidak membuka masker saat berbicara dengan orang lain. Petugas keamanan di gerbang juga melakukan pengecekan kepada setiap ada orang yang hendak masuk," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Pendidikan Babel memastikan penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tingkat SMA/SMK di wilayahnya, sejauh ini berjalan dengan baik. Diketahui sebelumnya, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, telah mengizinkan siswa tingkat SMA/SMK untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, sejak Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Kejari Bangka Barat Prakarsai Keterampilan Warga Binaan Rutan Muntok

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved