bangka pos hari ini
Antigen Gratis Pakai Surat Miskin, Jelang Tes CPNS di Pemprov Babel
peserta kurang mampu dapat melakukan rapid test antigen dengan mendatangi Labkesda Dinas Kesehatan Babel.
BANGKAPOS.COM - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mengeluarkan kebijakan terbaru dengan menggratiskan biaya rapid test antigen untuk peserta CASN yang kurang mampu.
Diketahui, pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Aparatur Negara (CASN) di Pemprov Babel bakal dimulai pada 14 -20 September 2021.
Sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh 1.203 peserta ini, di antaranya melampirkan hasil negatif rapid test antigen 1x24 jam.
"Kalau untuk swab antigen digrat iskan bagi yang kurang mampu dengan menunjukkan surat keterangan dari yang berwenang," jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Babel, Susanti, Jumat (10/9/2021).
Susanti mengatakan peserta kurang mampu dapat melakukan rapid test antigen dengan mendatangi Labkesda Dinas Kesehatan Babel.
"Peserta dapat ke Labkes Dinkes Babel dengan membawa bukti kartu peserta tes CASN dan CPPPK Babel dan surat keterangan tidak mampu," ujarnya.
Baca juga: Pergerakan Penumpang Bandara Mulai Meningkat, Masuk Babel Bisa Pakai Hasil Antigen
Baca juga: Aturan Terbaru Naik Pesawat untuk Lion Air, Sriwijaya Air Hingga Garuda Indonesia di September 2021
Susanti menjelaskan bagi peserta yang positif Covid 19 pada hasil rapid test antigen dan PCR maka diminta melapor kepada Panselnas.
"Mereka minta penjadwalan ulang melakukan tes melalui call center instansi masing masing seperti Pemprov ke nomor whatsapp 089504884279 minimal satu hari sebelum SKD," ujarnya.
Diakuinya, nantinya panitia seleksi akan menentukan kapan dan di mana dilaksanakan untuk peserta yang positif Covid 19.
"Mereka yang sedang positif Covid 19 ada sarana dan prasarana untuk mendukung dan harus menggunakan alat pelindung diri. Tidak seperti peserta lainnya, nanti disampaikan hanya melalui layar, tidak dilakukan kontak langsung," jelasnya.
Surat keterangan
Kepala Labkesda Babel, Sujari membenarkan jika pihaknya menyediakan layanan untuk warga yang kurang mampu bila ingin melakukan rapid tes antigen.
"Kita sudah lama melayani untuk warga yang kurang mampu, bukan hanya untuk peserta CPNS, tetapi masyarakat kurang mampu lainnya, dengan menunjukkan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat," jelas Sujari.
Diakuinya, Labkesda pernah membantu masyarakat kurang mampu yang ingin rujukan berobat ke luar daerah dan harus menggunakan rapid test antigen.
"Artinya memang kita layani, kemarin ada yang sakit ingin dirujuk ke Jakarta, kita bantu untuk test rapid antigennya. Kalau ingin bayar juga sekarang biaya antigen di Labkesda hanya Rp100 ribu," ujarnya.
Baca juga: Pria Merekam Video Menyayat Hati Pasien Covid-19 Ucapkan Selamat Tinggal Terakhir Lewat VideoCall
Sujari bahkan mengakui Labkesda Babel telah menurunkan tarif pemeriksaan rapid tes antigen yang semula Rp160.000 menjadi hanya Rp100.000.
Penurunan tarif rapid test antigen ini berdasarkan surat edaran dari Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/I/3065/2021 terkait batas tarif tertinggi pemeriksaan rapid diagnostic test antigen (RDT Ag).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/peserta-antuasias-ikuti-tes-skd-casn-di-upt-bkn-pangkalpinang.jpg)