Breaking News:

bangka pos hari ini

Data Vaksinasi Harus Cepat Dilaporkan, Satgassus Babel Evaluasi Penanganan Covid-19

perlu adanya progres positif saat membandingkan capaian vaksinasi sebelum dan sesudah pembentukan satgas vaksinasi.

Editor: Agus Nuryadhyn
bangkapos.com/anthoni ramli
Kapolda Tinjau Vaksinasi dan Baksos Ditpolairud Polda Babel 

BANGKAPOS.COM - Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Vaksinasi Bangka Belitung terus mendorong percepatan vaksinasi di wilayahnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Babel, vaksinasi tahap pertama telah mencapai 370.866 vaksin atau 32, 59 persen.

Sedangkan untuk tahap kedua 199.865 vaksin atau 17,57 persen dan tahap ketiga 6.701 vaksin atau 0,59 persen.

Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah mengakui data vaksinasi yang masih kurang update di Babel saat ini, masih menjadi sorotan.

Hal diketahui setelah adanya rapat analisis dan evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid 19.

"Data vaksinasi harus segera dicatat dan dilaporkan pada sistem monitoring imunisasi dan logistik elektronik, agar mendapat data secara real time. Hal ini yang harus kita evaluasi, sehingga pemerintah pusat tidak mengira capaian vaksinasi kita masih rendah," jelas Fatah, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Antigen Gratis Pakai Surat Miskin, Jelang Tes CPNS di Pemprov Babel

Menurutnya, evaluasi data ini harus dilakukan apabila terjadi kendala setiap kabupaten/kota.

"Ini terformulasinya data secara cepat dan tepat bagaimana capaian vaksinasi, serta ketersediaan vaksin," katanya.

Fatah menegaskan, perlu adanya progres positif saat membandingkan capaian vaksinasi sebelum dan sesudah pembentukan satgas vaksinasi.

"Semangat Satgassus ini akan kami tularkan pula kepada Satgassus yang lain, sehingga dapat bergerak seirama," harapnya.

Baca juga: Kapolres Pantau Langsung Proses Vaksinasi

Kepala Satgassus Vaksinasi Babel sekaligus Wakapolda Babel, Brigjen Pol Umardani memprediksi capaian herd immunity atau kekebalan kelompok bagi masyarakat Babel dapat segera terwujud.

Hal ini setelah dirinya melihat capaian vaksinasi sejak 23 Agustus-7 September 2021 yang mencapai 124.329 dosis.

"Oleh karenanya, kita harus lebih semangat lagi. Karena ini bukan kerja Polri, ini bukan kerja TNI, ini bulan kerja Pemda, namun kerja keras kita semua," kata Umardani.

Baca juga: Pergerakan Penumpang Bandara Mulai Meningkat, Masuk Babel Bisa Pakai Hasil Antigen

Ia mengakuidibentukknya Satgassus ini, diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam upaya peningkatan vaksinasi kepada masyarakat.

"Yang larinya belum kencang untuk dikencangkan dan masifkan, koordinasi dengan stakeholder yang ada. Niat kita semua melakukan ini agar Babel terbebas dari pandemi, sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti semula," harapnya. (riu)

SEBARAN VAKSINASI
1. SDM Kesehatan
- Dosis Pertama: 114,06 persen
- Dosis Kedua: 108,84 persen
- Dosis Ketiga: 60,37 persen
2. Petugas Publik
- Dosis Pertama: 111,09 persen
- Dosis Kedua: 82,97 persen
3. Lansia
- Dosis Pertama: 32,74 persen
- Dosis Kedua: 25,23 persen)
4. Remaja
- Dosis Pertama: 28,63 persen
- Dosis Kedua: 4,67 persen
5. Masyarakat Umum
- Dosis Pertama: 23,29 persen
- Dosis Kedua: 10,41 persen
Sumber: Dinkes Babel (Per 8 September 2021)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved