bangka pos hari ini
Desi Bersyukur Dapat Ikut Vaksinasi Berbasis Keluarga
Kepala Perwakilan BKKBN Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa mengatakan vaksinasi bagi keluarga ini guna untuk mempercepat vaksinasi dan membentu h
Penulis: Rusaidah | Editor: Fitri Wahyuni
BANGKAPOS.COM - Desi (28) ditemani suami bergegas menuju Praktik Bidan Mandiri (PMB) Sri Hartati di Air Itam Pangkalpinang, Senin (13/9/2021).
Setelah mendengar berita bahwa akan ada vaksinasi bagi keluarga yang dicanangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Bangka Belitung bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang.
"Kemarin, saya dengar informasi ada vaksin, jadi langsung ke sini, tentu ini sangat membantu, kalau ke puskesmas, kata orang lama, tapi kalau ke sini cepat tadi," ujar ibu dua orang anak ini saat ditemui Bangka Pos Group di lokasi.
Namun, iia menyebutkan dua orang anaknya belum bisa menerima suntik vaksin karena masih belum mencapai umur 12 tahun.
"Cuma saya sama suami, anak saya masih kecil-kecil," katanya.
Baca juga: Permintaan Akta Kelahiran Meningkat Selama Pandemi
Kepala Perwakilan BKKBN Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa mengatakan vaksinasi bagi keluarga ini guna untuk mempercepat vaksinasi dan membentu herd imunnity.
"Sebenarnya vaksinasi ini intruksi dari kepala BKKBN pusat menindaklanjuti dari pak presiden, BKKBN ini yang jelas berbasis keluarga. Jadi ini bertujuan untuk supaya tidak berkerumun dan dekat dari masyarakat seperti praktek bidan ini," kata Fazar.
Dia menyebutkan vaksinasi ini disasarkan bagi anggota keluarga yakni ayah, ibu dan anak (dengan syarat usia minimal 12 tahun).
"Hari ini, 20 orang yang divaksinasi untuk pencanangan ini, targetnya kota Pangkalpinang dari program ini ada 21 ribu orang, kalau keseluruhan ada 61 ribu untuk tiga kabupaten," jelasnya.
Baca juga: 2 Kecamatan di Kabupaten Bangka Belum Boleh Pembelajaran Tatap Muka
Adapun tiga kabupaten yang mengelar vaksinasi berbasis keluarga ini meliputi kota Pangkalpinang, Belitung Timur dan Bangka Selatan.
"Kita dapat rekomendasi ini dari pusat, data dari acuan Kemenkes, kemungkinan cakupan vaksinasi yang masih rendah," kata Fazar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim mengatakan menjaring masyarakat di tingkat keluarga.
"Kalau bidang praktik di setiap kelurahan pasti ada, syaratnya usia di atas 12 tahun dan dalam kondisi sehat serta belum pernah divaksin," katanya.
Baca juga: Wawancara Eksklusif - Danlanal Babel Kolonel Laut Fajar Hernawan: Tahan Tembakan dan Hindari Perang
Vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi berbasis keluarga ini adalah jenis Sinovac.
"Besok sudah mulai bisa, targetnya sehari itu 50 orang, harapannya dengan ini maka kita cepat mencapai herd imunnity," kata dr Masagus.
Sementara itu, Pemilik Praktek Bidan Mandiri, Sri Hartati menyambut baik upaya pemerintah dalam mempercepat vaksinasi.
"Alhamdulillah menyambut baik, kita ikut berpartisipasi agar mempercepat herd imunnity, saya sudah infokan kepada masyarakat sekitar, via story WhatsApp, bahkan secara langsung kepada masyarakat sekitar," kata Sri Hartati. (s2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pelaksanaan-pencananagan-vaksinasi-bagi-keluarga-di-kota-pangkalpinang-senin-139.jpg)