Selasa, 28 April 2026

bangka pos hari ini

Covid-19 Babel Tembus 50.092 Kasus, Masyarakat Wajib Waspada

Satgas Percepatan, Penanganan Covid-19 Babel mencatat kasus Covid-19 di wilayahnya sudah tembus 50.092 kasus, pada Rabu (15/9).

Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: Fitri Wahyuni
bangkapos.com
Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa. (Bangkapos.com/Riki Pratama) 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Satgas Percepatan, Penanganan Covid-19 Babel mencatat kasus Covid-19 di wilayahnya sudah tembus 50.092 kasus, pada Rabu (15/9/2021).

Jumlah tersebut, setelah adanya tambahan kasus positif harian sebanyak 139 kasus, di hari yang sama.

Sekretaris Satgas Percepatan, Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa mengatakan dari jumlah tersebut, masyarakat harus tetap mewaspadai penyebaran Covid-19 yang belum berakhir hingga saat ini.

"Kalau Babel tembus 50.000 artinya virus ini terus menyebar dan harus menjadi antisipasi untuk terus mematuhi protokol kesehatan. Walaupun kasus di Babel sudah melandai, tetapi kematian karena Covid-19 masih terjadi hingga saat ini," jelas Mikron.

Baca juga: Pemkot Buat Kolam Retensi Tanggulangi Banjir Pangkalpinang, Warga tak Tidur Setiap Hujan

Ia menambahkan, masih terdapatnya kasus meninggal dunia di Babel, karena keterlambatan pengobatan yang dilakukan warga tersebut.

"Itu terjadi karena akibat ketidaktahuan masyarakat dan pembiaran terhadap kesehatan. Pasien yang seharusnya ke rumah sakit, tetapi setelah parah baru ke rumah sakit, sehingga penanganannya sudah terlambat, seharusnya apabila telah tahu gejalanya langsung saja ke rumah sakit, atau ke puskesmas dekat rumah," tegasnya.

Mikron mengajak masyarakat untuk terus membangun optimisme, saling menjaga, mengingatkan dan saling menguatkan di tengah wabah virus corona ini.

"Mari bersama bergerak menanggulangi pandemi Covid-19, kita bersama-sama menjadi bagian dari penanganan Covid-19 dengan terus menyebarkan kebaikan dan kemanfaatan melalui informasi yang secara mengedukasi ke masyarakat. Tujuannya sebagai wujud kepeduliaan nyata kita demi kesehatan dan keselamatan diri, keluarga, tetangga, dan warga masyarakat lainnya," ujarnya.

PPKM

Mikron mengatakan hingga saat ini Kabupaten Bangka masih masuk dalam PPKM Level 4 yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Walaupun berdasarkan asesmen Kemenkes secara provinsi masuk tingkat III, tetapi untuk level di kabupaten/kota hanya Kabupaten Bangka masuk Level 4, hingga harus terus dilakukan dengan penanganan yang benar agar levelnya nantinya turun," jelas Mikron, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Inilah Syarat Baru Naik Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air ke Daerah PPKM Level 1-4 

Selama berjalannya PPKM Level 4, Satgas Covi-19 bersama Satuan Tugas Khusus telah berupaya melakukan upaya evaluasi dan analisa kasus terkonfirmasi di Babel, agar dapat dikendalikan dan landai seperti saat ini.

"Kita ketahui saat ini kasus di Babel melandai di sejumlah kabupaten/kota, walaupun masih ada di sejumlah wilayah tinggi tingkat penularannya. Tetapi kasus kematian kita terus menurun," ujarnya.

Diakuinya, dalam evaluasi penanganan kasus meninggal dunia, adanya penolakan rujukan, kemudian keterlambatan rujukan, lambat terdeteksi, tracing lemah dan peralatan pendukung belum memadai.

"Kasus ini yang ditemukan di lapangan dan menjadi evaluasi kita bersama. Alhamdulilah kasus di Babel hanya bertambah empat, dengan total 1.336 kasus, artinya jumlah kematian kita jauh menurun dibandingkan beberapa hari sebelumnya pernah mencapai puluhan," katanya. (riu)

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved