Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Kepala BNPT Ingatkan Ancaman Teroris di PON Papua

Boy Rafli Amar meminta seluruh pihak mewaspadai kemungkinan terjadinya aksi terorisme dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Kodam XVIII/Kasuari
Aparat TNI mengejar kelompok KNPB di Maybrat Papua Barat. Kelompok KNPB lah yang melakukan penyerangan brutal terhadap Posramil Kisor yang mengakibatkan 4 personel TNI tewas. 

BANGKAPOS.COM - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar meminta seluruh pihak mewaspadai kemungkinan terjadinya aksi terorisme dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Boy mengatakan, serangan terorisme di penyelenggaraan PON XX Papua merupakan sebuah keniscayaan.

”Kita sudah memberikan masukan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, karena serangan terorisme dalam PON itu adalah sebuah keniscayaan,” kata Boy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (15/9/2021).

Mantan Kapolda Papua itu mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh jaringan intelijen untuk memberikan masukan dan meminta peningkatan kewaspadaan jelang penyelenggaraan PON XX yang dihelat pada 2 sampai 15 Oktober mendatang.

Ia mengingatkan Papua merupakan daerah yang memiliki kaitan dengan kelompok radikal ISIS. Hal itu terbukti dari penangkapan sebanyak 11 orang di Merauke pada akhir Mei 2021 silam.

Baca juga: Seluruh Fraksi DPRD Bangka Tengah Setujui Raperda Penambahan Penyertaan Modal Bank Sumsel Babel

Selain itu, Papua juga merupakan daerah yang berkaitan dengan aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Aksi-aksi kekerasan tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pegunungan.

"Bahkan ada di kawasan PT FI [Freeport Indonesia] sendiri, terutama di Kuala Kencana telah ada tindakan penembakan terhadap WNA," ujarnya.

Boy berkata, situasi ini menjadi catatan yang disampaikan dalam masukan BNPT ihwal situasi di Papua jelang penyelenggaraan PON XX.

Menurutnya, pihaknya masih akan membahas perkembangan situasi ini bersama Menko Polhukam, Mahfud MD, pada pekan ini.

”Ini tentu jadi catatan yang perlu diperhatikan dan kami BNPT memberikan masukan kepada petugas penanggung jawab di bidang keamanan dan besok pun masih dibahas kembali bersama Menko Polhukam, rencananya pada Jumat siang," tutur Boy.

Baca juga: Jenazah Pilot Tertimbun Bangkai Pesawat, Lokasi Rimbun Air Jatuh Dikuasai KKB Papua

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved