bangka pos hari ini
Masuk Pantai Pakai Bukti Vaksinasi
Sejumlah pantai di wilayah Kabupaten Bangka akan menerapkan bukti vaksinasi sebagai syarat untuk masuk ataupun liburan ke pantai.
Penulis: Rusaidah | Editor: Fitri Wahyuni
BANGKAPOS.COM - Sejumlah pantai di wilayah Kabupaten Bangka akan menerapkan bukti vaksinasi sebagai syarat untuk masuk ataupun liburan ke pantai.
Wacana tersebut merupakan salah satu langkah 'jemput bola' yang dilakukan oleh Pemkab Bangka dalam menggencarkan vaksinasi kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra saat dihubungi Bangka Pos Group, Jumat (17/9/2021).
Boy menuturkan bahwa rencana tersebut baru akan dilakukan ujicoba pada akhir pekan ini.
"Kita masih ujicoba, nanti hari Sabtu dan Minggu akan buka pos-pos vaksinasi di pantai-pantai yang cukup ramai," kata Boy.
Baca juga: Wali Kota Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-264 Tahun, Pangkalpinang Harus Sehat
Baca juga: Bupati Algafry Janjikan Bonus Rp100 Juta untuk Atlet PON dari Bangka Tengah, Hanya 1 Syaratnya
Nantinya para wisatawan yang ingin memasuki kawasan pantai wajib menunjukkan bukti vaksinasi kepada petugas yang berjaga.
"Jadi kalau mau masuk pantai minimal harus vaksinasi tahap pertama, kalau belum maka akan langsung kita vaksin di lokasi," ujarnya.
Meski demikian, kebijakan tersebut masih perlu koordinasi dan diskusi dengan berbagai pihak.
"Untuk teknisnya akan kita rapatkan dulu bersama Polres Bangka, Dinkes, BPBD dan lain sebagainya," sebutnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Arman Agus mengatakan, bahwa kebijakan tersebut akan berdampak buruk terhadap dunia pariwisata di Kabupaten Bangka.
"Saya juga baru dengar kabar ini, kalau memang iya maka harus kami informasikan dulu kepada pelaku-pelaku wisata pantai," tutur Arman.
Arman menilai kebijakan tersebut tidak cukup efektif mengingat jumlah pantai di Kabupaten Bangka sangatlah banyak.
"Kayaknya kurang pas, pantai kita kan banyak, apalagi pantai yang kecil-kecil itu," jelasnya.
Baca juga: Kisah Dua Nakes Pejuang Kemanusiaan Selama Pandemi, Sempat Dimarah Pasien Kini Dapat Penghargaan
Meski demikian, ia mengaku akan siap membantu jika memang keputusan tersebut telah bulat dan disetujui bersama.
"Kalau sudah jelas teknisnya tentu akan kami bantu, yang penting tidak merugikan wisatawan dan pelaku wisata," imbuhnya.
Di tempat terpisah, Uban penjaga pintu masuk di salah satu pantai di Kabupaten Bangka sangat terkejut mendengar kabar tersebut.
"Saya baru dengar, tambah sepi nih pantai kalau harus pakai bukti vaksinasi," ujar Uban.
Menurut Uban, jangankan harus menunjukkan bukti vaksinasi, selama pandemi ini saja pengunjung pantai tempat ia berjaga sudah sangat sepi.
"Sepi banget pak, kalau Sabtu Minggu itu paling cuma sekitar 50 orang yang datang," kata Uban.
Baca juga: Aksi Tak Manusiawi KKB Papua Siksa dan Bunuh Dokter dan Tenaga Medis, Tubuh Dilempar ke Jurang
Dengan begini, ia pun mengaku bahwa pendapatannya sebagai penjaga pintu masuk pantai akan semakin berkurang.
"Ini kan pantai pribadi milik orang, kalau yang datang sedikit otomatis gaji dari bos saya juga dikit," keluhnya.
Kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka terus menurun hingga Jumat (17/9). Tercatat tidak ada warga yang meninggal dunia, 84 orang dinyatakan sembuh dan 14 orang masih positif Covid-19.
"Kasus Covid-19 terus turun dan melandai semoga terus berlangung," kata Boy Yandra.
Boy Yandra menjelaskan sejak pandemi Covid-19 berlangsung sebanyak 9.618 orang terpapar, dinyatakan sembuh 8.736 orang dan meninggal dunia 344 orang. Sedangkan warga yang masih menjalani perawatan sebanyak 538 orang. Persentase kesembuhan terus naik dan mencapai 94,4 persen.
Jumlah terbanyak warga yang positif Covid-19 di Kecamatan Sungailiat sebanyak 3.819 orang, Pemali 1.791 orang dan Belinyu 1.430 orang.
"Jadi sejak awal tiga kecamatan yakni Sungailiat, Pemali dan Belinyu memang paling tinggi warganya terkonfirmasi positif Covid-19," kata Boy Yandra. (mg2/ die)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/suasana-pantai-di-kabupaten-bangka.jpg)