Rabu, 3 Juni 2026

Baznas Babel Komitmen Salurkan Bantuan Orang Sakit dan Beasiswa Bagi Siswa Kurang Mampu 

Badan Amil Zakat (Baznas) Bangka Belitung merupakan lembaga sosial keagamaan yang kerapkali menyalurkan bantuan kepada orang sakit maupun beasiswa. 

Tayang:
Penulis: Widodo | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Widodo
Wakil Ketua l Bidang Pengumpulan Zakat Baznas Babel, Dr Haridi Hasan. SH., MH dalam acara dialog ruang tengah Bangka Pos yang dipandu oleh Cici Nasya Nita, Senin (20/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Amil Zakat (Baznas) Bangka Belitung merupakan lembaga sosial keagamaan yang kerapkali menyalurkan bantuan kepada orang sakit maupun beasiswa. 

Terkhusus kepada orang sakit, menyalurkan dana harus sesuai dengan kaidah-kaidah Fiiqih yaitu menyampaikan sesuai dengan asnap atau golongan yang berhak menerima zakat. Tetapi Baznas lebih diprioritaskan kepada Fakir, Miskin, Amil Mualaf, Riqab, Gharimin, Filsabilillah, Ibnu Sabil. 

"Itulah orang-orang yang berhak mendapatkan zakat. Bantuan untuk orang sakit Baznas Bangka Belitung ada dua syarat yang pokok adalah orang yang tidak punya penghasilan tetap dan yang kedua penyakitnya sudah tergolong berat," kata Wakil Ketua l Bidang Pengumpulan Zakat Baznas Babel, Dr Haridi Hasan. SH., MH dalam acara dialog ruang tengah Bangka Pos yang dipandu oleh Cici Nasya Nita, Senin (20/9/2021).

"Jadi dua syarat ini memang menjadi perhatian kita. Jika setelah kita survei itu harus operasi ke Jakarta kita bantu. Namun sesuai dengan kemampuan baznas," sebutnya.

Baca juga: MUI Angkat Bicara soal Penganiayaan Penista Agama M Kece, Ini Isi Surat Terbuka Irjen Napoleon

Baca juga: Tak hanya Rp5 Ribu, Uang Rp1000 Sampai Rp100 Ribu Juga Dijual Rp15 Juta Asal Nomor Seri Begini

Baca juga: Warung Mie Rebus Toping Daging Manusia Terungkap, yang Memakannya Akan Alami Penyakit Ini

Dr Haridi melanjutkan, untuk biaya yang dibantu ada pemberitahuan dari rumah sakit mengenai penyakitan apa yang diidap kemudian ada estimasi biaya yang diperlukan.

"Walaupun tidak semua biaya yang dibantu oleh baznas, tetapi bantuan itu minimal sangat mengurangi beban yang diderita oleh pasien yang mengalami. Umumnya Baznas membantu kepada pengidap penyakit berat," kata Haridi.  

Dia menyebutkan, lama pengajuan sampai proses pencairan paling lama 2 minggu. Bahkan ada yang satu minggu sudah cair. 

Pasien yang sudah mengajukan bantuan untuk operasi dan masih boleh mengajukan ke Baznas Babel.

"Kita prinsipnya membantu sampai tertolong tuntas. Tidak ada masalah sampai 2,3 kali," ucapnya. 

Kata Dr Haridi, sama seperti beasiswa tidak hanya bantuan sekali atau dua kali tetapi sampai menjadi sarjana. 

"Untuk beasiswa sendiri Baznas hanya mengambil dari SLTA sampai perguruan tinggi sesuai ranah Baznas Provinsi. Sementara SD ranahnya kabupaten," ungkapnya.

Pengajuan beasiswa kategori tidak mampu dengan persyaratan misalnya surat keterangan dia kuliah di mana, biaya kuliah per semester. 

Selain itu, orang tersebut pintar juga bisa mendapatkan beasiswa dari Baznas dan dapat dibuktikan dengan nilai terakhir sehinga menjadi pertimbangan untuk memberikan beasiswa tersebut. 

Dia menyebutkan, dana tersebut sebagian besar dari ASN Provinsi yang dipotong oleh bendahara gaji. Secara keseluruhan, Baznas Provinsi Bangka Belitung menerima dana sebesar Rp 1 miliar per bulan.

Dr Haridi Hasan berharap bagi penerima beasiswa dari Baznas Bangka Belitung nantinya ketika sudah mendapatkan penghasilan bisa berzakat dalam rangka eksistensi lembaga Baznas ini secara nasional. (Bangkapos.com/Widodo)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved