Berita Bangka Tengah
Awalnya Iseng, Kini Eksotisme Wisata Danau Pading Bangka Tengah Jadi Sorotan Menteri
Eksotisme keindahan Danau Pading menjadi spot wisata yang menakjubkan di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).
Penulis: Sela Agustika |
BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Eksotisme keindahan Danau Pading menjadi spot wisata yang menakjubkan di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).
Kehadiran Destinasi Wisata Danau Pading ini menjadi sorotan langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno. Pasalnya, keberadaan lahan bekas tambang timah ini berhasil dikelolah oleh pemuda Desa Perlang (pokdarwis) menjadi destinasi wisata yang menarik perhatian masyarakat.
Bahkan pada kesempatan ini juga Pokdarwis Desa Perlang diundang langsung oleh ke Kantor Ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Bukan tanpa sebab, munculnya Destinasi Wisata Danau Pading ini berawal pada keisengan pemuda desa untuk mengelolah lahan bekas tambang timah mengingat tidak adanya kerjaan selama pandemi.
"Awal kita ngebentuk Danau Pading ini tidak sengaja atau iseng-iseng, karena waktu itu kita lihat ada potensi untuk dikembangkan dan kita langsung merangkul pemuda desa untuk mengembangkan Danau Pading ini," kata Ketua Pengolah Danau Pading, Sariwijaya.
Jaya mengaku tak menyangka wisata yang dikelolahnya bersama pemuda desa, tepatnya selama Pandemi Covid-19 pada 28 Oktober 2020 ini direspon langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno.
"Alhamdullilah suatu kebanggan dan pengahargaan bagi kita bisa di undang dan ketemu langsung dengan pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga. Dan kita juga tidak menyangka bisa direspom langsung oleh beliau (Sandiaga -red)," ujar Jaya kepada Bangkapos.com, Selasa (21/9/2021).
Bahkan keberadaan Destinasi Wisata Danau Pading ini pun sudah ditetapkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sebagai salah satu ikon wisata Bangka Belitung
"Wisata Danau Pading ini juga saat ini sudah ditetapkan langsung sebagai ikon wista Bangka Belitung, dan kita sangat bersyukur sekali, wisata yang kita rintis ini bisa menjadi salah satu Ikon Wisata Bangka Belitung," katanya.
Semenjak direspon oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia ini jumlah pengunjung yang hadir pun semakin bertambah yang sebelumnya kisaran 300 orang perminggunya kini mencapai 600 orang.
"Benar-benar tidak nyangka sama sekali, karena wisata ini murni kita kelolah bersama pemuda desa. Dan semenjak direspon oleh pak Sandi di akunnya jumlah pengunjung pun saat ini mencapai 600 orang perminggunya, bahkan pernah lokasi parkir yang kita sediakan ini tidak muat lagi," tambahnya.
Kata Jaya, selama pembangunan destinasi wisata Danau Pading tidak hanya mendapat respon positif dari masyarakat, namun juga banyak respon negatif yang diterima. Akan tetapi hal itu semua bukan menjadi pematah semangat pihaknya dalam mengelolah Danau Pading, namun justru menjadikan motivasi untuk lebih bekerja keras.
"Awal pemabangunan Danau pading ini banyak sekali respon negatif, tetapi kita tetap semangat dan berkja keras untuk bisa membangun destinasi wisata ini," ucap Jaya.
Ia pun berharap ke depan destinasi wisata ini bisa dikelolah lebih baik, serta menjadi destinasi wisata yang berkualitas dan dikenal secara nasional.
"Untuk konsep prioritas pertama yang akan diekmbanhkan yakni akses jalan, listrik, dan fasilitas pendukung lainnya. Kebetulan juga pak mentri meminta kita untuk lebih fokus memperluas dan mengembangkan wisata Danau Pading ini," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210921-danau-pading.jpg)