Jumat, 5 Juni 2026

Heboh Kerajaan Angling Dharma di Banten, Ini yang Diajarkan Kepada Para Pengikutnya

Pemimpin mereka memiliki panggilan 'Sang Baginda Sultan' karena diklaim masih keturunan dari Sultan Banten.

Tayang:
Editor: M Zulkodri
(Tribunnews.com via TribunPalu/Istimewa)
Pemimpin Kerajaan Angling Dharma di Pandeglang, Banten Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus 

BANGKAPOS.COM---Belum juga lupa dari kehebohan kerajaan Sunda Empire, Kali ini kembali muncul kerajaan baru.

Kerajaan baru ini bernama kerajaan Angling Dharma, yang ada di Pandeglang Banten.

Raja Kerajaan Angling Dharma tersebut dipimpin oleh raja berjulukan Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus.

Kerajaan itu tepatnya terletak di Kampung Salangsari, Desa Pandat, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang, Banten.

Seorang pengikut Kerajaan Angling Dharma, Aki Jamal, angkat bicara terkait kerajaan yang diikutinya.

Ia mengatakan, pemimpin mereka memiliki panggilan 'Sang Baginda Sultan' karena diklaim masih keturunan dari Sultan Banten.

Sementara, istri dari 'Sang Baginda Sultan' diketahui bernama Siti Aisyah binti Samun.

Aki Jamal menjelaskan, Iskandar Jamaludin Firdaus dipanggil Baginda Sultan dan dianggap raja karena memiliki jiwa yang dermawan.

Pemimpin Kerajaan Angling Dharma di Pandeglang, Banten Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus
Pemimpin Kerajaan Angling Dharma di Pandeglang, Banten Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus (Tribunnews.com via TribunPalu/Istimewa)

Menurut Aki, sosok yang disebutnya sebagai 'Baginda' adalah orang dermawan yang ingin mengentaskan kemiskinan.

Ia juga mengklaim bahawa rajanya sering melakukan aksi sosial.

“Beliau memang semua kegiatannya di bidang sosial. Memang baginda ini orangnya sangat luar biasa dan saya salah satunya santri baginda,” ujar Aki Jamal dikutip dari YouTube Kompastv, Rabu (21/9/2021).

Baca juga: Tak Sanggup Layani Suami Saat Hamil, Istri Carikan Wanita Cantik dan Muda untuk Jadi Madu Kesayangan

Baca juga: Maria Vania Pakai Bikini, Goyang di Kolam Renang : Kurang Mudur Mbak, Laki Gue Suka Lihatin Mbak

“Baginda semua kegiatannya di bidang sosial, terutama tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat miskin. Intinya, memanusiakan manusia,” kata Aki Jamal.

Aki menuturkan, raja yang ia ikuti itu kerap memperbaiki atau membangun rumah-rumah masyarakat miskin.

Ia mengaku bahwa pemimpin Kerajaan Angling Dharma ini membangun rumah warga miskin dengan uang sendiri.

Hal itu diklaim telah dilakukan sejak tahun 2017.

“Tidak dibantu oleh pemerintah atau sumbangan-sumbangan. Itu murni semuanya pekerjaan Baginda,” beber Aki.

Raja Disokong Santri-santrinya

Saat ditanya, Aki mengatakan bahwa rajanya itu mempunyai banyak santri (pengikut).

Hal itu lah yang membuat Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus mendapat penghasilan membangun kerajaan karena mendapat sokongan dari para santrinya.

“Karena baginda itu santri, muridnya banyak di mana-mana, santri-santrinya ini peduli. Santri ini membeli keramik, santri lainnya memberi juga. Semuanya diaturnya ke Baginda,” tutur Aki.

Tak hanya itu, Iskandar Jamaludin Firdaus juga mengklaim memiliki hubungan daerah dengan seorang raja yang dulu ada di daerah Banten.

Baca juga: Mantap Nikahi Gisel dalam Waktu Dekat, Ternyata Dari Sini Sumber Keuangan Wijin

Baca juga: Beda Nasib PNS Timor Leste dan Indonesia Bak Langit dan Bumi, Tunjangan Pegawai Bukan Berupa Uang

Namun, Aki tak bisa menjelaskan keabsahan klaim tersebut.

Ia hanya fanatik bahwa rajanya adalah sosok adil yang kini muncul di Bumi.

“Baginda gelarnya itu langsung. Mungkin sosok seorang raja yang adil bijaksana yang muncul di permukaan bumi ini."

"Pada intinya baginda punya hati seorang raja yang adil dulu ada dalam sejarah, Raja Angling Dharma yang adil dan bijaksana se-nusantara, mungkin jatuhnya ke beliau."

“Lebih jelasnya, salah satunya baginda ada juga keturunan dari sultan di Banten,” imbuh Aki.

'Istana' Kerajaan Angling Darma

Kondisi 'istana' Kerajaan Angling Dharma tampak megah dan terlihat mencolok karena terletak pinggir jalan raya

Pada bagian depan, terdapat gapura khusus yang menyambut seluruh tamu.

Foto Pintu masuk Istana Kerajaan Angling Dharma di Pandeglang, Bnaten.
Foto Pintu masuk Istana Kerajaan Angling Dharma di Pandeglang, Bnaten. ((KompasTV/Deden))

Gapura itu bertuliskan 'Indonesia Aman Tentram Gemah Ripah Loh Jenawi' serta tulisan berbahasa Arab.

Di dalam kompleks rumah itu, terdapat sebuah bangunan semacam saung yang disebut sebagai 'Singgasana Raja'.

Di singgasana itu ada sepasang kursi dan dua payung khas keraton.

Baca juga: Mulai Akhir September Harga Bensin Pertamak Turbo Naik Jadi Rp12.300 per liter, Ini Alasan Pertamina

Aki Jamal pun menjelaskan maksud dari tulisan yang ada di depan gapura istana kerjaan.

"Jadi, Angling Dharma itu bahwasanya, tidak cuma Baginda, hidup kita hanya mendarma dan berbakti. Mendarma pada yang maha kuasa, yang pencipta. Dan berbakti kepada yang diciptakan,” ujar Aki Jamal.

(TribunWow.com/Rilo)

Sumber: TribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved