PON Papua
Babel Incar Medali Emas Sepak Bola Putri PON XX di Papua
Ketua KONI Kepulauan Bangka Belitung, Elfandi Mochtar mengharapkan cabang olahraga sepak bola putri menyumbang medali emas pada Pekan Olahraga Nas
Penulis: Herru Windharko | Editor: Fitri Wahyuni

BANGKAPOS.COM - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Bangka Belitung, Elfandi Mochtar mengharapkan cabang olahraga sepak bola putri menyumbang medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua yang berlangsung 2 hingga 15 Oktober 2021.
Kesebelasan Sepak Bola Putri Bangka Belitung tergabung dalam Grub B bersama DKI Jakarta dan Kalimantan Tengah. Sementara di Grub A bercokol Papua, Papua Barat dan Jawa Barat.
Sepak bola putri hanya diikuti enam provinsi dan akan bertanding mulai tanggal 3 hingga 11 Oktober 2021.
Elfandi menuturkan, pihaknya telah menghitung data dan statistik potensi perolehan medali.
Dia menilai, selain sepak bola potensi medali emas bisa datang dari cabor binaraga, atletik, panjat tebing, basket, dan gulat.
"Peluang untuk yang lain tetap ada. Saya optimistis peristiwa tidak terduga akan terjadi seperti di Olimpiade Tokyo yakni ganda putri bulutangkis bisa meraih medali emas," ujar dia kepada Bangka Pos, seusai pelepasan atlet di halaman kantor gubernur, Jumat (24/9/2021).
Baca juga: Ramahnya Muhadjir ke Ibu-ibu Bukit Dealova, Pak Menteri Bagi-bagi Masker
Ia menyebutkan, para atlet dalam kondisi terbaik untuk bersaing dengan atlet dari 33 provinsi lainnya. Elfandi pun mengungkapkan keyakinannya Bumi Serumpun Sebalai akan meraih prestasi lebih baik dalam gelaran kali ini.
"Kondisi atlet kami siap tempur dan siap menang. Target masing-masing cabor tetap ada," kata Elfandi.
Keluhkan Makanan
Sementara Tim Official dari sejumlah peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 Papua mengeluhkan nasi kotak untuk atlet terlambat diantar. Selain terlambat datang nasi pun tak bisa dikonsumsi karena sudah basi.
Salah satu keluhan ini datang dari Tim Official Softball DKI Jakarta Donny Kesuma, melalui akun Instagram Donnykesumaofficial ia menyebut nasi kotak yang disediakan oleh penyelenggara selalu terlambat dan dalam keadaan basi.
Sebelumnya pada pekan lalu, atlet dan official dari sepatu roda juga mengeluhkan hal yang sama yakni nasi kotak yang terlambat dan dalam keadaan basi.
Baca juga: Universitas Muhammadiyah Babel Terus Bergerak Maju, Gubernur Berikan Apresiasi
Ketua Sub PB PON Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengakui keterlambatan dalam pengantaran makanan kepada official dan atlet peserta PON. Ia mengaku akan bertindak tegas jika hal tersebut terulang kembali.
“Sudah dua malam ini kami rapat evaluasi karena adanya keluhan dari para atlet, ofisial, dan perangkat pertandingan soal makan dan snack. Saya sudah berikan peringatan tegas kepada pemenang konsumsi harus ubah pola pelayanan supaya tepat waktu dan tidak terlambat, juga tepat jumlah, tapi masih saja lambat,” kata Tomi Mano.
Tomi menjelaskan keterlambatan datangnya konsumsi atau makanan karena tempat memasak yang jauh dari lokasi kamp atlet dan official. Ditambah lagi kurangnya tenaga untuk pengemasan hingga transportasi.
“Kami akan menambah personil untuk membantu packing dan bekerja sama dengan grab untuk membantu pengantaran makanan mengingat vanue-vanue yang ada ini tempatnya jauh-jauh,” terang Tomi.
Baca juga: Mulkan Tinjau Vaksinasi di Sejumlah Pantai, Begini Aturan Masuk Pantai di Masa Pandemi Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210924_gubernur-dan-kontingen-babel.jpg)