PON Papua
Babel Incar Medali Emas Sepak Bola Putri PON XX di Papua
Ketua KONI Kepulauan Bangka Belitung, Elfandi Mochtar mengharapkan cabang olahraga sepak bola putri menyumbang medali emas pada Pekan Olahraga Nas
Penulis: Herru Windharko | Editor: Fitri Wahyuni
Berdasarkan kesepakatan saat CDM Meeting III, lanjut Tomi, pihak penyedia akan mulai menyiapkan konsumsi tanggal 2-15 Oktober. Sementara kontingen PON XX sudah tiba dan mulai bertanding di Kota Jayapura dari September.
“Pertandingan mulai dari September tanggal 22, sedangkan konsumsi mulai 2 Oktober, nah yang ada di penginapan non-hotel dan di venue ini atlet membutuhkan minum yang banyak, makanan. Ini tidak disiapkan,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Sekretaris IV Bidang Humas dan PPM PB PON XX Papua 2021, Kadkis A Matdoan membantah isu ada makanan basi saat pertandingan softball. Pelayanan konsumsi pada setiap pertandingan dipastikan sudah baik.
"Berita yang ditulis salah satu media terkait makanan basi itu tidak berdasarkan data lapangan, tapi hanya berdasarkan foto yang beredar di media sosial," katanya.
Technical Delegate (TD) Sepatu Roda, Jeffry Abel menuturkan makanan basi yang disuguhkan kepada tamu undangan dan atlet pada pelaksanaan tes event menjadi bahan evaluasi sebelum menuju hari H yang sisa 14 hari lagi.
“Tes event ini sangat penting dilakukan oleh semua cabor. Saat tes event dilakukan bukan hanya makanan basi saja yang ditemukan, ada juga beberapa masalah mulai dari kurangnya kantong plastik sampah yang harusnya ukuran besar agar tidak berserakan hingga masalah genset untuk mengantisipasi jika listrik padam. Kami memahami kekurangan seperti itu karena bagian dari evaluasi agar tidak terjadi lagi saat pertandingan dilakukan. Tes event sifatnya uji coba, mulai dari makan hingga pelaksanaan saat pertandingan selesai. Jika ada makanan basi ditemukan, maka sangat wajar untuk dikoreksi,” jelasnya.
Baca juga: Pemerintah Kembali-bagi Uang Bantuan, Begini Cara Mendaftar Agar Dapat Transfer di Rekening
Ketua Panpel Cabang Sepatu Roda, Yonas Randan Buak membenarkan saat tes event dilakukan, sekitar lebih dari 250 kotak nasi mengeluarkan bau tak sedap.
Bau tersebut diduga dari telur bersantan yang disuguhkan dalam nasi kotak yang diperuntukan bagi atlet dan tamu undangan yang hadir saat tes event berlangsung.
“Kondisinya memang seperti itu dan menjadi bahan koreksi bersama, sehingga tidak terulang lagi saat pelaksanaan nanti,” jelasnya. (riu/tribun Network/kps/wly)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210924_gubernur-dan-kontingen-babel.jpg)