Jumat, 1 Mei 2026

Ada Kisah Asmara Korban G30SPKI, Pierre Tendean dari Panggilan Sayang hingga Telegram Terakhir

Ada Kisah Asmara Korban G30SPKI, Pierre Tendean dari Panggilan Sayang hingga Telegram Terakhir

Tayang:
Editor: Teddy Malaka
Kolase TribunStyle (Instagram @pierresangpatriot)
Sosok Rukmini Chamim, kekasih Piere Tendean 

Sejak itu Pierre selalu membahas peresmian pernikahannya dengan Mimin yang direncanakannya di satu hari bulan Desember 1965, terutama dengan Ibu Sunarti Nasution.

Ia bahkan sudah menyampaikan ke ayahnya, AL Tendean, soal kemantapannya ikut keyakinan Mimin.

6. Bersemangat bahas rencana pernikahan

Bahkan di sore terakhir hidupnya, sebelum ia diculik & dihabisi dengan keji saat peristiwa G30S, ia terus saja semangat membahas rencananya itu dengan adik iparnya, Jusuf Razak.

 Pertemuan terakhir Pierre dan Mimin terjadi pada 31 Juli 1965 saat Pierre mendampingi Jenderal AH Nasution tugas ke Medan.

Pierre masih menerima telegram terakhir dari Mimin pada 30 September 1965 malam.

Bagaimana Kehidupan Rukmini Setelah Ditinggal Wafat Pierre

Tujuh tahun berselang setelah kematian Pierre, Mimin menemukan jodohnya kembali tahun 1972, seorang karyawan bank swasta.

Mereka dikaruniai 3 anak dan 5 cucu.

Suami Mimin wafat tahun 2014 dan anak perempuan satu-satunya juga telah mendahului.

Sebelum wafat, Mimin tinggal di Bekasi bersama 3 cucunya.

Rukmini jatuh sakit cukup berat sejak akhir Maret 2019 sebelum akhirnya wafat tahun 2019.

(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

Berita ini telah terbit di TRIBUNNEWS.COM berjudul Asmara Pierre Tendean-Rukmini Chamim, Awal Perkenalan Hingga Telegram Terakhir 30 September Malam

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved