Bangka Pos Hari Ini
Aneh, Bangka Masih Level 4, Data Kemenkes dan Menko Perekonomian Berbeda
Boy Yandra dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengaku bingung dengan keputusan pusat yang kembali menetapkan Bangka masuk d
Penulis: Herru Windharko | Editor: fitriadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengaku bingung dengan keputusan pusat yang kembali menetapkan Bangka masuk dalam wilayah dengan status PPKM level 4.
Padahal menurut keduanya berdasarkan asesmen situasi Covid-19 yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per tanggal 2 Oktober 2021 lalu menyebutkan bahwa Kabupaten Bangka, turun atau masuk level 3.
"Memang kemarin kita belum berani publish telah dinyatakan level 3. Waktu itu diumumkan ada 7 kabupaten/kota yang masih level 4 dan Kabupaten Bangka tidak ada di dalamnya," kata Boy kepada Bangka Pos, Senin (4/10).
Ia menambahkan tak hanya melalui asesmen Kemenkes RI, pemaparan dari BPBD Provinsi Bangka Belitung juga menyebutkan bahwa Kabupaten Bangka sudah turun ke level 3.
"Kita enggak tahu juga apakah pengumuman kemarin itu ada yang salah ketik atau salah penyampaian," keluh Boy yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangka.
Baca juga: PPKM Diperpanjang Sampai 18 Oktober 2021, Syarat Naik Pesawat Masih Pakai PCR?
Baca juga: Wali Kota Berharap Pangkalpinang Turun PPKM Level 2, Kasus Menurun Pemkot Tetap Sediakan Dua Isoter
Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti adalah suatu hal yang aneh Bangka masih bertahan di level 4.
"Semua angkanya sudah turun, saya juga merah aneh kenapa masih level 4. Dari sekian banyak data yang dapat diakses termasuk di laman vaksin.kemkes.go.id datanya juga menunjukan Kabupaten Bangka turun menjadi level 3,” ungkap Then kepada Bangka Pos, Senin (4/10).
Ia juga menyebutkan saat pemaparan rilis dari Kemenkes secara virtual, Jumat (2/10) yang menyatakan Bangka turun ke level 3 disaksikan langsung oleh Wakil Bupati dan Sekda Bangka.
"Berdasarkan paparan pada Jumat kemarin sudah jelas kita level 3. Bahkan saat itu juga disaksikan langsung Pak Wakil Bupati dan Pak Sekda, kok anehnya tiba-tiba masih level 4, apa dasarnya," tanya Then.
Ia juga mempertanyakan terdapat perbedaan data yang dipaparkan pada rapat virtual Jumat (2/10) lalu dengan data yang disampaikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Senin (4/10).
“Pada data yang disampaikan melalui rapat virtual Jumat lalu diketahui ada 7 kabupaten/kota yang masuk kategori PPKM level 4 yakni, Pidie, Kota Padang, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kutai Kertanegara, Bulungan dan Kota Tarakan,” bebernya.
Sementara lanjut Then yang diumumkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartanto melalui YouTube Sekretariat Presiden, jumlahnya ada 6 kabupaten/kota yakni, Pidie, Bangka, Padang, Banjarmasin, Bulungan, dan Tarakan.
"Itu anehnya, padahal sebelumnya Kabupaten Bangka enggak ada di data Kemenkes, dari yang seharusnya 7 (Data Kemenkes) jadi 6 dan ada yang dihilangkan 1," ucap Then.
Ia menegaskan pihaknya akan mengevaluasi lagi hal tersebut dan bertanya langsung kepada pemerintah pusat pada Jumat (8/10) nanti.
"Evaluasi rapat virtual dilakukan setiap Jumat, nanti akan kita tanyakan lagi kenapa bisa begitu," imbuhnya.