Bangka Pos Hari Ini

Aneh, Bangka Masih Level 4, Data Kemenkes dan Menko Perekonomian Berbeda

Boy Yandra dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengaku bingung dengan keputusan pusat yang kembali menetapkan Bangka masuk d

Penulis: Herru Windharko | Editor: fitriadi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas gabungan memberhentikan kendaraan yang melanggar protokol kesehatan untuk mengikuti sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Senin (2/8/2021). Dalam sidang tersebut, hakim tunggal menjatuhkan Rp 100 ribu per orang yang terbukti melanggar protokol kesehatan yakni tidak memakai masker saat pemberlakuan PPKM Level 4. 

"Tentunya nanti apabila levelnya turun ada kelonggaran diberikan, tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker dan harus sudah divaksin," terangnya.

Hingga Minggu (3/10) kemarin berdasarkan data Satgas Covid-19 Babel, kasus harian konfirmasi positif Covid-19 bertambah 33 kasus sehingga total 51.335 kasus, sembuh 71 kasus total 49.140 kasus dan meninggal dunia 2 kasus total 1.400 kasus.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil juga mengharapkan Kota Pangkalpinang kali ini turun level menjadi level 2 dari level 3.

"Mudah-mudahan harapan kita bisa turun level 2. Apalagi kemarin kita sempat 0 penambahan kasus, semoga saja dengan kondisi ini bisa membuat kita turun level 2, tapi kan banyak sekali indikatornya bukan hanya kasus saja. Harapan kita bisa turun ke level 2 atau bahkan lompat ke level 1," ujar Molen sapaan akrab Maulan Aklil kepada Bangka Pos, Senin (4/10).

Molen menegaskan, jika Pangkalpinang turun level 2 atau setidaknya dinyatakan aman, dia tak ingin jumawa. Aturan protokol kesehatan (Prokes) harus tetap dijalankan dengan baik.

"Kita akan ikuti aturan yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat, kalau nanti kita turun ke level 2. Artinya kita akan menyesuaikan aturan-aturan yang sudah ditetapkan untuk level 2, intinya kita akan tetap ikuti aturan," jelas Molen.

Dia mengakui, meski saat ini kasus Covid-19 sudah cenderung menurun, namun Pemkot Pangkalpinang tetap menyiapkan dua isolasi terpadu (Isoter) untuk selalu siap siaga.

Guna mengantisipasi mempertahankan Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua di Kabupaten Bangka Selatan, masyarakat diminta peduli protokol kesehatan Covid-19.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Supriyadi mengatakan, untuk mempertahankan status level 2 PPKM, masyarakat diminta untuk peduli prokes.

Menurutnya, penambahan jumlah kasus baru dan jumlah kematian akibat Covid-19 dapat mempengaruhi tingkatan level PPKM di Kabupaten Bangka Selatan.

"Jelas sangat berpengaruh terhadap penambahan level, kalau makin bertambah pasien terpapar artinya PPKM level akan naik, itulah kami meminta agar terapkan protokol kesehatan Covid-19," kata Supriyadi.

Supriyadi juga mengajak semua elemen agar bergotong-royong untuk memerangi pendemi virus Corona atau Covid-19, agar Kabupaten Bangka Selatan kembali ke zona hijau atau turun le level 1.

"Harus kita pertahanan, karena kita satu-satunya kabupaten/kota di Bangka Belitung yang level 2," ucapnya (Bangka Pos/riu/t2/ynr/kcm)

Sumber: bangkapos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved