Ketika Terjerumus Maksiat, Ini 7 Amalan Penghapus Dosa Zina agar Mendapat Ampunan Allah

Dosa zina saat ini begitu banyak dilakukan umat manusia, yaitu melakukan hubungan badan dengan pasangan di luar ikatan pernikahan yang sah. Tak ....

ist
Ilustrasi - Dosa Jariyah 

BANGKAPOS.COM -- Setiap manusia tidak akan pernah luput dari dosa, baik dosa yang kecil maupun yang besar.

Karena, manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari, tentu tak pernah luput dari perbuatan dosa.

Ada banyak perbuatan tak terpuji yang kita lakukan baik disadari maupun tidak.

Sehingga ada kalanya kita memanjatkan doa penghapus dosa agar diampuni oleh Allah SWT.

Dalam Islam, ketika seseorang melakukan suatu dosa atau tergelincir dalam lubang kemaksiatan, Allah SWT memberikan kesempatan untuk bertobat.

Baca juga: Doa yang Dipanjatkan Hari Jumat untuk Keluarga, Lengkap Arab, Latin dan Terjemahannya

Baca juga: 7 Amalan yang Luar Biasa di Hari Jumat, Langsung Dibalas oleh Allah Hingga Terbuka Pintu Rezeki

Dalam Islam dosa-dosa juga dibagi ke beberapa tingkatan. Ada dosa besar, ada dosa kecil.

Di antara dosa besar di antarnya adalah syirik menduakan Allah atau dengan kata lain sengaja dan sadar menyekutukan Allah dengan sesembahan lain.

Lalu disebutkan juga dosa besar adalah membunuh dan berzina.

Dosa zina saat ini begitu banyak dilakukan umat manusia, yaitu melakukan hubungan badan dengan pasangan di luar ikatan pernikahan yang sah. Tak hanya orang dewasa, bahkan kalangan muda hingga anak yang terbilang masih di bawah umur.

Selain itu, dosa zina semakin melampaui batas dengan melakukan hubungan sesama jenis. Para pelaku dosa zina sesama jenis ini bahkan dalam Alquran telah tertulis sebagai kaum-kaum yang dilaknat Allah. Kisahnya terkait azab Allah kepada umat Nabi Luth AS.

Dalam hadis riwayat Muslim, dari Ibnu Mas'ud RA yang bertanya kepada Rasulullah Muhammad SAW.

"Dosa manakah yang lebih besar? Nabi SAW menjawab, Kamu menjadikan sekutu bagi Allah padahal Dia telah menciptakanmu. Ibnu Mas’ud bertanya kembali. Lalu apa? Nabi SAW menjawab, Kamu membunuh anakmu karena khawatir ia makan bersamamu. Ibnu Mas'ud bertanya, Lalu apa? Nabi SAW menjawab, Kamu berzina dengan isteri tetanggamu.

Kemudian Allah menurunkan wahyu Surat Al Furqan ayat 68 sebagai pembenaran terhadap jawaban Nabi SAW tersebut.

"Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina." (Surat Al Furqan ayat 68).

Baca juga: Bacaan Doa Pelebur Dosa Zina dan Dosa Lainnya, Termasuk 7 Cara Bertaubat dan Hijrah

Baca juga: Bertahun-tahun Dikubur, Jasadnya Masih Utuh, Apa Amalannya? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Baca juga: 5 Bacaan Doa Terlihat Cantik dan Menarik Setiap Hari, Aura Wajah Terpancar dan Bercahaya

Zina dan Hukumnya

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved