Alasan Suami Langsung Tidur Usai Berhubungan Badan Menurut dr Aisah Dahlan
Dr Aisah Dahlan sebut suami tertidur usai hubungan intim karena pada saat hubungan, suami mengeluarkan hormon bahagia yang namanya endorsin
Penulis: Widodo | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM -- Dalam sebuah rumah tangga pentingnya keharmonisan.
Baik suami maupun istri berusaha memberikan yang terbaik pada pasangannya.
Bahkan dalam hubungan intim suami istri juga perlu dipahami.
Terutama bagi perempuan yang harus memahami ketika suami tertidur usai berhubunga intim.
Yah memang, banyak laki-laki tertidur setelah berhubungan.
Lalu kenapa dan apa alasannya laki-laki tertidur setelah berhubungan?
Baca juga: Harga Koin Rp500 Bunga Melati Pelapak dan Kolektor Ini Bak Langit dan Bumi, Online: Jual Rp100 Juta
Baca juga: Inilah Ciri-Ciri Uang Kertas Rp 2 Ribu dan Rp 5 Ribu Laku Ratusan Juta Rupiah
Melansir dalam video singkat dr Aisah Dahlan di kanal YouTube Tri Info yang diposting pada 23 Januari 2020 lalu menyebutkan penyebabnya.
Menurutnya, sekitar 95 persen laki-laki kalau habis berhubungan intim langsung tidur.
"Apa penyebabnya, laki-laki itu lagi fly. Jadi laki-laki itu pada saat hubungan intim keluar hormon bahagia namanya endorsin yang pada saat itu banjir," jelasnya dalam video tersebut.
Dia menambahkan, saat itu laki-laki sedang mendapatkan kebahagian setelah mendapatkan layanan dari sang istri.
"Kadang istri itu salah pengertian, suami tidur dicubit padahal lakinya sedang menikmati," kata dr Aisah Dahlan.
Menurutnya, sedangkan istri tidak tidur karena kekar.
Beda dengan laki-laki, perempuan sudah berhubungan tidak tidur, karena wanita lebih kuat dan perkasa. Bahkan maaf sudah berhubungan intim bisa masak lagi.
"kita memang tidak tidur karena kita kekar," ucapnya sembari tertawa.
Dia menyarankan jangan mencubit suami yang sudah terlelap tidur usai berhubungan intim karena itu bahaya dan bisa masuk ke alam bawah sadarnya bahwa istrinya tidak bisa melayani dengan baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/dokter-aisah-dahlan-ahli-terapi-kecanduan-narkoba.jpg)