Breaking News:

Bolehkah Merayakan Maulid Nabi, Ustaz Abdul Somad Beberkan Dalil dan Hukumnya

Ustaz Abdul Somad menyebutkan seperti keterangan Syekh Imam al-Suyuthi perayaan maulid nabi pertama baca Al-qur'an, sejarah nabi, tausiah dan makan.

Penulis: Widodo | Editor: Teddy Malaka
For serambinews.com
Ustaz Abdul Somad isi ceramah di Dayah Darul Ihsan, Abu Hasan Krueng Kalee, Gampong Siem, Darussalam, Aceh Besar, Rabu (3/4/2019). 

BANGKAPOS.COM -- Hari kelahiran Rasulullah diperingati setiap tahun sekali.

Perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW selalu dirayakan oleh umat muslim. 

Seluruh umat muslim merayakan setiap 12 Rabiul Awal.

Tepatnya di tahun 2021 perayaan maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 20 Oktober 2021. 

Lalu apa hukum merayakan maulid Nabi Muhammad SAW

Ustaz Abdul Somad dalam kajiannya menjelaskan hukum merayakan maulid nabi dan dalilnya. 

Dalam Fatâwa al-Azhar dinyatakan oleh Syekh ‘Athiyyah Shaqar bahwa menurut Imam al-Suyuthi, al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani dan Ibnu Hajar al-Haitsami memperingati maulid nabi itu baik, meskipun demikian mereka mengingkari perkara-perkara bid’ah yang menyertai peringatan maulid.

"Bahwa maulid itu Masro' disyariatkan dengan dalil-dalilnya. Kalau boleh merayakan selamatnya Musa dari kejaran Firaun maka boleh mensyukuri lahirnya nabi Muhammad SAW," kata Ustaz Abdul somad. 

Ingatkan nikmat-nikmat Allah, ingatkan nikmat sehat di Sulawesi, nikmat, merdeka di Indonesia tetapi ada nikmat terbesar yaitu nikmatnya datangnya Sayyidinah Maulana Muhammad SAW. 

Kata Ustaz abdul Somad, Nabi Muhammad memeringati hari lahirnya dengan cara beribadah kepada Allah SWT yaitu berpuasa setiap hari senin. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved