Breaking News:

PON Papua

Kontingen Bangka Belitung Berharap dapat Medali dari Cabor Atletik Lari 3000 M

Kontingen Bangka Belitung masih memperoleh 11 jumlah medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
PON Papua 
PON Papua
PON Papua

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kontingen Bangka Belitung masih memperoleh 11 jumlah medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua.

Dengan rincian satu emas dalam cabor menembak trap men, dua perak dalam cabor binaraga dan cabor ateltik nomor 1500 M dan delapan medali perunggu pada cabor atletik 5000 M, lompat jauh putra, lompat jangkit putra, tenis tunggal putra, menembak double trap men, lontar martir, sepakbola putri dan biliar.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangka Belitung, Elfandi MA mengatakan masih ada harapan untuk kontigen Bangka Belitung bisa membawa pulang medali.

"Hari ini belum ada penambahan medali, lari 3000 M putra dan putri, ada harapan, kita tidak bisa berharap banyak, tetapi ada potensi pada nomor itu," ujar Elfandi, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Kandaskan DKI Jakarta di PON Papua, Tim Sepakbola Putri Bangka Belitung Bawa Pulang Perunggu

Baca juga: 2 Atlet Bangka Tengah Berhasil Raih Perunggu di PON Papua,Algafry Beri Apresiasi dan Langsung Telpon

Dia menyebutkan saat ini sukar sekali memprediksi kemenangan pada cabang olahraga tertentu.

Pasalnya, banyak kejutan yang terjadi di Papua ini yang tak terduga, misalnya cabor yang menjadi andalan malah meleset dan cabor yang tak disangka malah menuai keberhasilan.

"Jadi ada beberapa cabor bisa lebih dari target, dan ada beberapa cabor yang turun, karena memang banyak faktor, misalnya panjat tebing, kita turun. Basket juga diluar prediksi, kalah mental ketika awal tanding sudah kalah," jelas Elfandi.

Baca juga: Bupati Bangka Selatan akan Jemput Atlet dan Berikan Bonus Peraih Medali di PON Papua

Baca juga: Robby Gagal Finish di Lari 10.000 Meter PON Papua, 1 Atlet Bangka Belitung Terpapar Covid-19

Dia menegaskan akan selalu optimis untuk memberikan yang terbaik kepada Bangka Belitung.

"Kalau dibandingkan PON lalu jumlah medali kita hampir sama, cuma ada penurunan di jumlah perunggu yang banyak, kalau kemarin kita perak yang banyak," katanya.

Dia menilai dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19 menjadi satu diantara kemerosotan prestasi para atlet tersebut.

Sebab tidak ada pengukuran kemampuan untuk melihat kemampuan lawan menjadi kendala.

"Karena kondisi dua tahun pandemi, tidak ada evaluasi yang kita bisa lihat, kita tidak bisa melihat kekuatan lawan, kita hanya bisa melihat kekuatan kita. Tentu ini nanti jadi evaluasi kita kedepannya, dikaji dulu untuk mengikuti PON berikutnya," kata Elfandi.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved