Bangka Pos Hari Ini
Bupati Bangka Mulkan Nyoblos di Desa Karya Makmur
Bupati Bangka, Mulkan bersama istri, Yusmiati Mulkan melakukan pencoblosan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di TPS 008 Desa Karya Makmur.
Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: fitriadi
SUNGAILIAT, BANGKA POS - Bupati Bangka, Mulkan bersama istri, Yusmiati Mulkan ikut melakukan pencoblosan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di TPS 008 Desa Karya Makmur, Pemali, Kabupaten Bangka, Rabu (13/10).
Diketahui, sebanyak 44 desa dan 182 calon Kades di Kabupaten Bangka menggelar Pilkades serentak.
Mulkan berharap pelaksanaan Pilkades serentak dapat berjalan lancar.
"Kami harap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya, karena itu adalah ciri-ciri warga negara yang baik," kata Mulkan.
Dirinya meminta para Kades yang terpilih nantinya agar memberi ataupun meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Hal ini karena merupakan kewajiban serta visi dan misi seorang pemimpin yang memang sudah selayaknya melayani masyarakat.
"Jangan jadikan visi dan misi untuk mencari suatu kekuasaan, melainkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ucapnya.
Baca juga: Video Detik-detik Pekerja Tambang Diseret Buaya di Bangka
Baca juga: Pekerja TI Apung Asal Banten Diseret Buaya, Dua Rekan Nekat Terjun ke Sungai Selamatkan Korban
Ia juga mengimbau masyarakat agar tak terlalu berlebihan atau euforia dalam pelaksanaan Pilkades ini, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi.
"Oleh karena itu, kami meminta masyarakat untuk menaati betul protokol kesehatan yang berlaku. Saya rasa untuk penerapan Prokes di TPS sudah sangat baik, bahkan tadi juga disediakan sarung tangan sekali pakai sebelum melakukan pencoblosan," ujarnya.
Kapolsek Pemali, Ipda Reza Irawan menambahkan memang dalam pelaksanaan Pilkades ini harus menjaga protokol kesehatan. Pasalnya, Pilkades serentak ini dipantau langsung oleh Kemendagri.
"Dengan begitu, kewajiban kita adalah untuk meningkatkan terus protokol kesehatan dan menjaga Pilkades ini agar dapat berjalan lancar," ungkap Reza.
Gerai vaksinasi
Sebanyak 33 TPS yang ada dalam Pilkades serentak ini, juga membuka gerai vaksinasi bagi masyarakat sebelum melakukan pencoblosan.
Hal ini guna meningkatkan capaian vaksinasi hingga menyentuh angka 70 persen di akhir tahun ini.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra mengatakan tujuan kegiatan ini untuk memfasilitasi masyarakat yang mau divaksin saat melakukan pencoblosan.
"Kita bersama dengan Dinkes Bangka membuka 33 gerai vaksin di 33 TPS," kata Boy.
Selain itu, pelaksanaan Pilkades tahun ini juga sangat memperhatikan kaum disabilitas. Beberapa TPS telah menyiapkan kursi roda bagi penyandang disabilitas yang ingin mencoblos.
"Semoga Pilkades Kabupaten Bangka sukses sampai terpilihnya kades yang baru," harapnya.
Sebelumnya diberitakan, tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP, BPBD Bangka siap mengamankan proses pemungutan suara pada pemilihan kepala desa (Pilkades) yang dilaksanakan secara serentak pada Rabu (13/10).
Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Bangka diikuti sebanyak 44 desa dan 182 calon Kades.
Baca juga: Oktober-Desember Musim Buaya Kawin, Alobi Babel Imbau Warga Tak Beraktivitas di Area Habitat
Baca juga: Kenali 4 Buaya di Indonesia yang Paling Ganas Hingga 6 Pantangan, Larangan Saat Berada di Sungai
Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka, Kusyono Aditama mengakui pihaknya akan menurunkan sebanyak 100 personel Satpol PP untuk mengamankan jalannya Pilkades serentak ini.
"Bersama TNI/Polri serta BPBD Bangka, kami ikut serta mengamankan pelaksanaan Pilkades tahun 2021 ini. Untuk itu kami menurunkan sebanyak 100 personel dan 40 anggota BPBD Bangka," kata Kusyono, Selasa (12/10).
Diakuinya, setiap personel akan ditempatkan di setiap TPS yang melaksanakan pemungutan surat suara.
"Anggota kita bagikan setiap TPS nanti ada dua personel yang siaga dari pagi hari dan dibantu oleh TNI/Polri serta BPBD yang juga ikut serta mengamankan Pilkades serentak ini," jelasnya.
Hal senada disampaikan Kabag Ops Polres Bangka, Kompol Ricky Dwi Putra. Ricky mengatakan Polres Bangka juga ikut serta mengamankan Pilkades serentak ini.
"Tentu kita juga akan menurunkan personel untuk pengamanan besok sebanyak 190 orang yang merupakan gabungan dari personel Polsek," kata Ricky.
Sempat Terancam Tertunda
Pilkades serentak di Kabupaten Bangka sempat terancam akan ditunda karena kondisi wilayah yang masih dalam kategori PPKM level IV.
Namun, hal ini bisa dijelaskan Wakil Bupati Bangka, Syahbudin dalam rapat secara virtual bersama Kemenkes, Kemendagri dan Kementerian Bina Desa, Selasa (12/10).
Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 di Pangkalpinang Cukup untuk 3 Pekan, Pemkot Kejar Target Kekebalan Kelompok
Syahbudin mengakui saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka sudah menurun dan tidak akan mengganggu pelaksanaan Pilkades.
"Jadi tadi kami sudah mengklarifikasi dengan pusat, Alhamdulillah dari Kementerian Bina Desa menyebutkan pelaksanaan Pilkades tetap bisa kita laksanakan," kata Syahbudin.
Menurutnya, hal tersebut wajar saja, mengingat secara data Kabupaten Bangka memang sudah seharusnya masuk kategori PPKM level 3.
Selain itu, saat ini tidak ada satupun desa di Kabupaten Bangka yang masuk kategori zona merah.
"Secara kasus kita sudah level 3, cuma statusnya saja yang saat ini masih level 4. Karena kalau level 4 Pilkades harus ditunda," jelasnya. (Bangka Pos/u2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20211013-bupati-bangka-mulkan-dan-istri-saat-menunjukan-surat-suara-pilkades.jpg)