Breaking News:

Preman Kampung Ini Jadi Urusan Sang Jenderal, Ujungnya Kapolsek dan Kanit Reskrim Langsung Dicopot

kepolisian bergerak dan mengamankan seorang pria yang belakangan diketahui bernama Beni. Saat bersamaan, Beni membuat laporan terhadap Gea. Ia me....

TRIBUN MEDAN/FREDY
Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak saat mempertemukan Liti Wari Iman Gea (Kasu Garis-garis) dengan Beni Saputra (kemeja merah), di Polda Sumut, Selasa (12/10/2021). 

Gea syok saat mengetahui dirinya menjadi tersangka kasus aniayaan' title='peng aniayaan'>peng aniayaan terkait insiden dengan preman tersebut.

Begitu menerima surat panggilan Nomor: S.Pgl/642/IX/2021/Reskrim untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Gea sempat pingsan dan harus dirawat di rumah sakit swasta di Tembung.

7. Atensi Kapolri

Kasus Gea ini turut menjadi atensi Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Alhasil, Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak juga merespons cepat dengan memerintahkan Kapolrestabes dan Dirreskrimum Polda Sumut mengambil alih kasus ini dari Polsek Percut Seituan.

"Kami perlu sampaikan, bahwa pimpinan Polri dan Kapolda Sumut telah mendengar serta merespon cepat serta prihatin atas berita yang viral terkait aniayaan' title='peng aniayaan'>peng aniayaan dan penetapan tersangka kepada Liti. Dimana kejadiannya 5 September 2021 yang lalu," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi pada konferensi pers di Polrestabes Medan, Sabtu (9/10/2021) malam.

Menurutnya, untuk meredam polemik yang terjadi di tengah masyarakat akibat penanganan perkara ini, maka Kapolda Sumut telah memerintahkan Dirreskrimum dan Kapolrestabes Medan untuk membentuk tim dan menarik penanganan perkara aniayaan' title='peng aniayaan'>peng aniayaan terhadap korban yang dilakukan oleh Beny Cs.

Ia menjelaskan, proses penyidikan aniayaan' title='peng aniayaan'>peng aniayaan terhadap Gea akan dilakukan oleh Satreskrim Polrestabes Medan. Tim yang sudah dibentuk akan diperintahkan mengejar dan menangkap pelaku lainnya. Kombes Hadi pun mengimbau kepada dua pelaku untuk menyerahkan diri ke Satreskrim Polrestabes Medan.

Sementara laporan Beny yang berujung penetapan tersangka terhadap Gea, akan diambil alih langsung oleh Ditreskrimum Polda Sumut.

Kombes Hadi juga berharap agar masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian.

(*/ TRIBUN-MEDAN.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved