Breaking News:

ASN Dilarang Cuti dan Berpergian saat Libur Maulid Nabi 18-22 Oktober 2021, Jika Nekat Ini Sanksinya

Hari Libur Maulid Nabi Muhammad SAW digeser dari 19 Oktober 2021 menjadi 20 Oktober 2021. Perubahan hari libur ini berdampak pada ASN

Bangkapos.com/Yuranda
Foto ilustrasi Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid melantik 87 ASN eselon II, III, dan IV di halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Selasa (28/9/2021). 

BANGKAPOS.COM -- ASN dilarang cuti dan berpergian ke luar kota periode 18-22 Oktober 2021 saat libur Maulid Nabi Muhammad SAW.

Hari Libur Maulid Nabi Muhammad SAW digeser dari sebelumnya 19 Oktober 2021 menjadi 20 Oktober 2021. 

Perubahan hari libur ini pun berdampak pada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Instruksi untuk ASN ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menpan RB No. 13/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti bagi Pegawai ASN Selama Hari Libur Nasional Tahun 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Begini Caranya Agar Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit Bisa Laku Jutaan Rupiah di Kalangan Kolektor

Baca juga: Tak Perlu Disadap, Ini Cara Mudah Melacak Keberadaan Pasangan Selingkuh atau Tidak Melalui WhatsApp

Adapun kebijakan tersebut ditekankan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) melalui akun media sosial Instagram @kemenpanrb.

"Hari Libur Maulid Nabi Muhammad SAW digeser menjadi 20 Oktober 2021. Berdasarkan SE Menteri PANRB No. 13/2021, ASN dilarang bepergian dan cuti selama tanggal 18-22 Oktober 2021," tulis Kemenpan-RB di laman media sosialnya, yang dikutip Rabu (13/10/2021). 

Akan tetapi, kebijakan tersebut dikecualikan bagi ASN yang cuti melahirkan atau sakit maupun cuti karena alasan penting.

"Dikecualikan bagi cuti melahirkan/cuti sakit/cuti alasan penting," bunyi keterangan Kemenpan-RB, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.tv dalam artikel Catat, ASN Dilarang Keras Cuti dan Bepergian pada 18-22 Oktober 2021.

Seperti diketahui, SE ini mengatur pembatasan mobilitas dan cuti bagi ASN yang sebenarnya bukan baru-baru ini saja diterbitkan. Konkretnya, SE ini berisi terkait larangan cuti bagi PNS pada hari-hari tertentu.

Selain itu, dalam SE ini juga mengatur soal upaya pencegahan Covid-19 yang dipelopori oleh ASN dan disiplin pegawai.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved