Kamis, 18 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

WASPADA, DBD Tren di Toboali, Hingga September 39 Kasus, Ini yang Harus Dilakukan Warga

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, mencatat sebanyak 39 kasus DBD.

Tayang:
Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Kolase KOMPAS/RADITYA HELABUMI dan Freepik
Ilustrasi demam berdarah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, mencatat sebanyak 39 kasus demam berdarah dengue (DBD) hingga September 2021.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan, dr Agus Pranawa mengatakan tren kasus DBD meningkat di Kabupaten Bangka Selatan.

"Dari Januari sampai September 2021 tercatat 39 kasus DBD. Namun tidak ada kasus kematian," kata Agus Pranawa, Rabu (27/10/2021) kepada Bangkapos.com di DKPPKB Bangka Barat.

Baca juga: Percantik Wajah Ibu Kota Bangka Selatan, Pemkab Gelontarkan Dana Miliran Rupiah

Baca juga: Butuh Surat Keterangan Dokter Tak Bisa Vaksin karena Komorbid, Ini Penjelasan Kadinkes Pangkalpinang

Diakuinya, musim hujan adalah salah satu faktor risiko penyebab mewabahnya penyakit demam berdarah. Selama musim hujan umumnya kasus demam berdarah meningkat karena banyaknya genangan air.

Genangan air hujan atau bahkan sisa arus banjir adalah sarana paling ideal bagi nyamuk Aedes Aegypti untuk bertelur.

"Nyamuk akan lebih mudah dan cepat berkembang biak di lingkungan yang lembab. Begitu pula selama musim pancaroba. Di musim pancaroba, kadang suhu lingkungan terasa lebih lembab," ucap Agus.

Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap wabah penyakit DBD ketika memasuki musim penghujan dan pancaroba.

Baca juga: Bupati Bangka Selatan Keluarkan Surat Edaran, Minta Camat Kordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Tahun Ini 31 Pelajar Bangka Belitung Terlibat Narkotika, Hingga Oktober 2021 Sudah 327 Kasus

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Karena PHBS salah satu faktor utama, sehingga kita perlu meningkatkan daya tahan tubuh kuat diantaranya dengan perilaku hidup bersih dan sehat," ucapnya.

Selain itu, dinas kesehatan juga menghimbau masyarakat menerapkan 3M guna memberantas DBD.

"Dengan rutin menguras bak mandi minimal seminggu sekali, menutup penampungan air, mengubur barang bekas yang dapat menampung air. Dan juga tidak menggantung baju di kamar,"  imbaunya.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved