Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tahun Ini 31 Pelajar Bangka Belitung Terlibat Narkotika, Hingga Oktober 2021 Sudah 327 Kasus

Irjen Pol Anang Syarif Hidayat menyebut, hingga Oktober 2021 saat ini, sebanyak 31 pelajar di Babel ikut terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: El Tjandring
Bangka Pos/Jhoni Kurniawan
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat bersama Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman di Gedung Tribrata Mapolda Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (27/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat menyebutkan selama tahun 2020, sebanyak 22 pelajar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Bahkan hingga Oktober 2021 saat ini, sebanyak 31 pelajar ikut terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Data ini disebutkan oleh Irjen Pol Anang Syarif Hidayat dihadapan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose bersama rombongan dan juga unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Gedung Tribrata Polda Babel pada Rabu (27/10/2021).

"Tentunya kita prihatin karena adanya keterlibatan pelajar kita ini dalam proses penyalahgunaan narkotika," ujar Irjen Pol Anang Syarif Hidayat pada Rabu (27/10/2021).

Anang turut menyebutkan selama tahun 2019, total kasus penyalahgunaan narkotika di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 375 kasus, sedangkan 2020 sebanyak 290 kasus dan sebanyak 327 kasus hingga Oktober 2021.

Baca juga: Video Baru Gisel dan Wijin di Atas Kasur Disebar, Ujung Baju Tidur Diikat di Perut Saat Bergoyang

Dengan adanya Drug Free Exhibilition dan Launching Program Integrasi Pendidikan Anti Narkoba Masuk ke Kurikulum SMA/SMK Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Program Sinergitas Empat Pilar Desa Menuju Kampung Tangguh Anti Narkoba dan Desa Bersinar yang digelar oleh BNN yang bekerjasama dengan seluruh pihak, Anang berharap agar pelajar dan remaja di Babel tak lagi terlibat.

Baca juga: Jarang Disorot Istri Mandra Si Doel Anak Sekolahan, Sosoknya Cantik dan Awet Muda

Melalui program pendidikan anti narkoba, Anang optimis pelajar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat menjadi pelajar yang bebas dari permasalahan narkotika.

Selain program pendidikan, dengan adanya Kampung Tangguh Anti Narkoba dan Desa Bersinar juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Murah Banget, Paket Internet Telkomsel 30 GB Cuma Bayar Rp 10 Perak, Begini Caranya

"Sebelum program Kampung Tangguh Anti Narkoba dan Desa Bersinar, Kampung Tegap Mandiri juga telah dilakukan di Babel sebagai upaya penanganan Covid-19 dan dibentuk sebagai upaya pencegahan serta ketahanan pangan selama pandemi," ujarnya.

Anang juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bergerak dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sehingga bersama-sama bebas dari narkoba.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved