Virus Corona di Bangka Belitung
Trend Kasus Covid-19 di Bangka Belitung dan Ancaman Delta Plus, Satgas Ingatkan Tetap Waspada
Setelah sepekan masa perpanjangan PPKM level 2, kasus Covid-19 di Bangka Belitung menunjukkan trend penurunan.
"Terbentuknya Satgas Oksigen, tersedianya obat-obatan dan nakes serta adanya percepatan vaksin Covid-19, turut berkontribusi dalam hal penurunan tingkat kematian pasien Covid-19 di Bangka Belitung," kata Mikron.
Mikron mengatakan, tingkat kematian di tempat isolasi mandiri juga cenderung mengalami penurunan seiring tersedianya tempat isolasi terpadu serta kondisi rumah sakit rujukan Covid-19 yang sudah kembali normal tingkat ketersediaan tempat tidurnya.
Sejak pandemi hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.451 orang atau 2,78% warga Bangka Belitung meninggal terpapar Covid-19.
Angka kematian akibat Covid-19 di Bangka Belitung mengalami kenaikan signifikan pada bulan Juli dan Agustus 2021.
Pada Juli tercatat ada 361 kematian, sedangkan Agustus sebanyak 569 kasus kematian.
Angka kematian mulai menurun pada September sebanyak 165 kematian, dan terus mengalami penurunan di bulan-bulan berikutnya. Pada Oktober hanya 49 kematian, dan pada bulan ini sejak 1-14 November 2021 tercatat hanya 5 kematian.
Mikron menjelaskan, terkait masih tingginya tingkat kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Belitung Timur, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai, antara lain masih banyaknya pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri tapi tidak terawasi secara baik dan pasien isolasi mandiri yang dirujuk ke rumah sakit saat ini adalah pasien Covid-19 dengan gejala berat, sehingga penanganannya menjadi semakin sulit.
"Untuk itu diperlukan kerja sama dan komitmen Satgas Covid-19 Kabupaten Belitung Timur," kata Mikron.
Satgas juga merekomendasikan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten/Kota untuk segera melakukan rapat koordinasi dengan pihak Rumah Sakit untuk mengetahui kendala di lapangan. Karena pada satu sisi,
perlengkapan dan kebutuhan oksigen sudah memadai.
Capaian Vaksinasi
Vaksinasi massal jadi faktor penting dalam penurunan kasus terkonfirmasi maupun kasus kematian akibat terpapar Covid-19 di Bangka Belitung.
Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung mencatat vaksinasi di Bangka Belitung per 14 November 2021 sebesar 68,63 persen. Angka ini menujukkan Bangka Belitung berada di level sedang dalam program vaksinasi.
Baca juga: Siap-siap Kena Tilang, Kamera E-TLE Sudah Dipasang di Jalan Raya Kota Pangkalpinang
Baca juga: UMP 2022 Provinsi Bangka Belitung Diumumkan Jumat Ini, Disnaker: UMP Tetap Naik, Tidak Boleh Turun
Baca juga: Pekerja Ikut Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Bangka Belitung Bakal dapat BSU Rp500.000 Per Bulan
Kabupaten/kota tertinggi pencapaian vaksinasi di Bangka Belitung adalah Kota Pangkalpinang sebesar 82,18% ( level memadai), sedangkan daerah terendah adalah Kabupaten Bangka (level sedang) sebesar 58,26% (level sedang).
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Bangka Belitung Bangun Cahyo Utomo memaparkan terkait status vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Vaksinasi ke-1 kepada total sasaran berada di Level Sedang sebesar 66,45%. Untuk PPKM Level 2 minimal 50%. Tertinggi Kota Pangkalpinang yakni 80,75% dan terendah Kabupaten Bangka Selatan yakni 56,01%.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kejar-level-ppkm-turun-satgassus-pecepat-vaksinasi-131313.jpg)