Breaking News:

Berita Bangka Barat

Razia Vaksinasi, Tim Gabungan Datangi Sejumlah Penghuni Kos di Muntok

Belasan penghuni kos-kosan di Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat terjaring razia tim gabungan karena taki memiliki kartu vaksinasi.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: fitriadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Belasan penghuni kos-kosan di Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terjaring razia tim gabungan.

Mereka tidak bisa menunjukkan kartu vaksinasi sebagai bukti telah melakukan vaksin Covid-19 baik dosis pertama ataupun kedua.

Tim gabungan terdiri dari Sat Pol PP Bangka Barat dan personel Sat Binmas Polres Bangka Barat merazia tempat kosan di Kecamatan Muntok pada Kamis (18/11/2021).

Kabid Gakkum Perda Satpol PP Bangka Barat, Des Kurniawan mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terkait belasan orang yang belum divaksin.

"Kami melakukan pengecekan terhadap warga, apakah mereka ini sudah divaksin apa belum dan kita fokusnya juga ke pendatang. Dari lapangan ini memang kami temukan banyak masyarakat yang belum divaksin, kami berikan dulu imbauan atau sosialisasi," kata Des Kurniawan kepada Bangkapos.com.

Baca juga: Bank BRI Bagi-bagi Pinjaman Rp 50 Juta Tanpa Jaminan, Bebas Biaya Administrasi, Ini Syaratnya?

Baca juga: Apa Itu DME yang Rencananya Jadi Pengganti Gas Elpiji, Berikut Rincian Harga dan Efisiensinya

Baca juga: Gisel Bikin Video Bareng Wijin, Rambut Terurai Enjoy Bergoyang Pakai Baju Tidur Ditonton Jutaan Kali

Namun untuk ke depan, Des Kurniawan menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi berupa denda bagi masyarakat jika Peraturan Daerah terkait hal tersebut sudah ditetapkan.

"Memang secara aturan tidak dikatakan wajib, tapi kalau orang tidak vaksin, maka urusan administrasi pemerintahan distop sementara. Sayang kalau pemerintah ngasih bansos, bisa tidak dapat bansos," kata Des Kurniawan.

"Karena kalau ke depan raperda kita sudah disahkan, setiap warga negara yang belum divaksin bisa didenda, kita bawa sidang ke pengadilan. Penegakan hukumnya rencana kita ke depan, akan kita bawa ke operasi yustisi," jelas Des Kurniawan.

Baca juga: Sempat Nihil Kematian, Covid-19 di Babel Kembali Menambah Korban Jiwa, Warga Menyepelekan

Baca juga: Rekam Jejak Provinsi Bangka Belitung, Berikut Kisah Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Babel

Satu di antara penghuni kosan yang belum melakukan vaksin, Mesti (42) mengaku belum vaksin karena tidak sempat.

"Suami pulang malam, jadi gak ada yang nganter, jadi belum sempat, tapi Insya Allah nanti minta anter suami. Saya dari Jawa Tengah, waktu tiba di bandara dulu cuma tes, gak ditanya vaksin," ungkap Mesti. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved