Breaking News:

Militer dan Kepolisian

Jika Coba Hentikan Penyatuan Taiwan, China Ancam AS dan Australia Bakal Hadapi 'Armageddon'

Para pakar China menyatakan, AS dan Australia dapat menghadapi "Armageddon" jika mereka berusaha menghentikan penyatuan kembali

Editor: Iwan Satriawan
Defense Intelligence Agency 2019 China Military Power report
Militer China 

BANGKAPOS.COM-Hingga saat ini konflik China dan Taiwan bak api dalam sekam.

Konflik dua negara ini bisa menjadi lebih buruk karena melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Australia.

Bahkan menurut China, AS dan Australia dapat menghadapi "Armageddon".

Dilansir dari intisari-online, Armageddon adalah peristiwa besar di akhir zaman, yaitu perang dunia terbesar yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Para pakar China menyatakan, AS dan Australia dapat menghadapi "Armageddon" jika mereka berusaha menghentikan penyatuan kembali China dengan pulau Taiwan.

Bahkan perang itu bisa 10 kali lipat lebih besar daripada perang yang lain.

Pasukan tentara China saat melalukan latihan militer.
Pasukan tentara China saat melalukan latihan militer. (Sky News)

Ada beberapa alasan China bisa berkata seperti itu.

Pertama, dilansir dari express.co.uk pada Sabtu (20/11/2021), sekarang militer China berada pada atau mendekati kemampuan untuk menyerang Taiwan.

Laporan mengkonfirmasi bahwa Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah mencapai kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan blokade udara dan laut, serangan siber, dan serangan rudal terhadap Taiwan.

Laporan mereka menemukan kapasitas laut dan udara PLA saat ini dapat meluncurkan kekuatan pendaratan awal sekitar 25.000 tentara.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved