Senin, 11 Mei 2026

Erzaldi Rosman

Kasus Covid-19 di Bangka Belitung Melonjak, Ini Langkah Antisipasi yang Dilakukan Gubernur

Gubernur Bangka Beitung, Erzaldi Rosman berencana mengambil kebijakan terbaru untuk mengantisipasi melonjaknya kasus harian di Provinsi Babel.

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Bangka Beitung, Erzaldi Rosman berencana mengambil kebijakan terbaru untuk mengantisipasi melonjaknya kasus harian di Provinsi Bangka Belitung.

Peningkatan kasus terlihat pada, Selasa (16/11/ 2021) kasus positif berjumlah 20 kasus, Rabu  (17/11/2021) berjumlah 11 kasus.

Kamis (18/11/2021) 10 kasus, Jumat (19/11/2021) 8 kasus, Sabtu (20/11/2021) sebanyak 12 kasus, dan Senin (21/11/2021) sebanyak 4 kasus.

Total kasus Corona di Bangka Belitung hingga, Senin (21/11/2021) positif Covid-19 total 52.203 kasus, sembuh 50.646 kasus, dan meninggal dunia 1.453 kasus.

"Ya memang benar, dalam beberapa hari ini, ada lonjakan kasus harian cukup signifikan. Ini harus segera diantisipasi agar tidak semakin melonjak," jelas Erzaldi kepada Bangkapos.com, Senin (22/11/2021).

Baca juga: Warga 12 Desa akan Gelar Aksi Muket di Kantor PT Timah, Amankan Demo Polisi Kedepankan Humanisme

Baca juga: Kawal Aksi Demo PT Timah, Polisi Siagakan 300 Personel Hingga Kendaraan Taktis

Untuk mengantisipasi lonjakan ini kasus Covid-19 ini, menurut Erzaldi dirinya akan mengambil beberapa langkah kebijakan sehingga lonjakan kasus ini dapat ditekan dengan baik.

"Harus segera kebijakan, sehingga ada langkah yang tepat untuk mengantisipasi agar tidak semakin melonjak," jelas Erzaldi.

Selain itu, lanjut Erzaldi pemerintah pusat telah mengambil kebijakan guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Nanti akan ada pembatasan-pembatasan,tetapi ini secara menyeluruh yang sudah menjadi kebijakan pusat yakni PPKM level 3. Saat ini kita ada di level 2. Namun, pada 24 November pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan PPKM level 3, berlaku untuk seluruh wilayah di Indonesia," jelas Erzaldi.

Di tengah, pembatasan untuk antisipasi lonjakan kasus, dirinya meminta masyarakat untuk dapat mematuhinya.

"Kebijakan PPKM level 3 ini, diterapkan pemerintah pusat sebagai upaya membentengi masyarakat agar tidak terpapar covid-19. Saya, minta masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi prokes covid-19 seperti memakai masker dan menjaga jarak dan menghindari kerumunan," lanjutnya. 

Baca juga: Peringati HUT ke-21 Bangka Belitung Sejumlah Kepala Daerah Terlihat Tak Hadir, Ini Kata Gubernur

Baca juga: Tokoh Presidium Marah-marah Saat Rapat Paripurna Peringatan HUT Ke-21 Babel, Ini Penyebabnya

Sebelumnya, Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung Mikron Antariksa, mengatakan, kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 di Babel dalam empat hari belakangan ini bertambah secara signifikan.

"Saat ini ada lonjakan kasus di Belitung dari klaster kelapa sawit, mencapai 20 orang. Klaster sawit dalam tiga hari ini ada terus penambaan, totalnya sudah 20 orang," kata Mikron.

Dengan adanya kasus tersebut, satgas kabupaten telah berupaya melakukan tracking dan tracing, ia meminta masyarakat harus lebih waspada dan berhati-hati.

"Tambahan kasus dalam empat hari ini kita harus tetap mewaspadainya. Karena kasus positif Covid-19 lebih banyak dari kasus sembuh," lanjutnya.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved