Breaking News:

Erzaldi Rosman

Kunjungan Wisata ke Belitung Meningkat 280 Persen, Monumen Ini Bakal Jadi Daya Tarik Wisatawan

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengaku di tengah pandemi Covid-19, tempat wisata di Bangka Belitung mengalami peningkatan pengunjung.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Pembangunan monumen sejarah pembentukan Provinsi Babel yang dilakukan bersama tokoh presedium, pada Senin (22/11/2021) siang, diharapkan dapat melengkap destinasi wisata di Pulau Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengaku di tengah pandemi Covid-19, tempat wisata di Bangka Belitung mengalami peningkatan pengunjung.

Pariwisata di Bangka Belitung khususnya Pulau Belitung mengalami peningkatan hingga 280 persen.

Hal tersebut disampaikanya gubernur saat upacara HUT Provinsi Bangka Belitung ke-21 tahun di Kawasan Wisata Tanjung Pendam Belitung. Senin (22/11/2021).

"Kalau masalah berapa tumbuhnya saya kurang tahu pastinya. Tetapi dari kunjungan, baik darat dan udara itu meningkat, salah satunya udara yang mencapai 280 persen," jelas Erzaldi.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Bangka Belitung Melonjak, Ini Langkah Antisipasi yang Dilakukan Gubernur

Baca juga: Pemkot Pangkalpinang Kembali Gratiskan Rapid Antigent Untuk Peserta Tes SKB CPNS 2021

Erzaldi berharap pembangunan monumen sejarah pembentukan Provinsi Bangka Belitung yang dilakukan bersama tokoh presedium, pada Senin (22/11/2021) semakin melengkap destinasi wisata di pulau Belitung.

"Memang monumen pembentukan provinsi babel ini kita bangun di kawasan wisata Tanjung Kalayang, karena ikhtiar Pembentukan Provinsi ada di Tanjung Kalayang," harapnya.

Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengungkapkan dengan adanya Unesco Global Geopark Belitong menjadi kebanggaan bersama dalam menarik wisatawan datang di tengah pandemi Covid-19.

"Dengan Unesco Global Geopark ini bukan perkara mudah, mempertahankanya juga susah. Jadi ini harus jaga bersama untuk mendatangkan wisatawan di tengah pandemi," ujar Isyak Meirobie, kepada Bangkapos.com, Senin (22/11/2021) di Pantai Tanjung Pendam.

Baca juga: Warga 12 Desa akan Gelar Aksi Muket di Kantor PT Timah, Amankan Demo Polisi Kedepankan Humanisme

Baca juga: Kawal Aksi Demo PT Timah, Polisi Siagakan 300 Personel Hingga Kendaraan Taktis

Isyak mengatakan, dampak ekonomi serta sosial dari Unesco Global Geopark telah membuat tranformasi ekonomi dari lama ke baru melalui Unesco Global Geopark.

‎"Fokus kami bagaimana menjadikan Unesco Global Geopark sebagai batu loncatan, yang sama ketika saat ini belum ada daerah yang diunggulkan sebagai daerah wisata," kata Isyak.

Dia menyebutkan, apabila ada lima pariwisata prioritas nasional, boleh ada 10 destinasi baru, tapi di tengah pandemi semua garis start yang sama.

"Sekarang ini Belitung dan Bangka harus bergandengan tangan untuk menjadi pemimpin dibidang pembangunan pariwisata," tegas Isyak. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved