Rabu, 6 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Pangkalpinang Berhasil Raih Penghargaan Kota Sehat Predikat Swasti Saba Wiwerda

Penyerahan penghargaan Swasti Saba Wiwerda atau penghargaan untuk Kabupaten dan Kota Sehat (KKS) di Indonesia

Tayang:
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Penyerahan pengahrgaan untuk Kota Pangkalpinang dari Koordinator Poksi Penyehatan Udara, Tanah dan Kawasan, Direktorat Kesehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Cucu Cakrawati Kosim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penyerahan penghargaan Swasti Saba Wiwerda atau penghargaan untuk Kabupaten dan Kota Sehat (KKS) di Indonesia untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) kota Pangkalpinang, M Belly Jawari  di gedung Blok C Adhyatma, Mph Kementrian Kesehatan RI, Rabu (24/11/2021) di Jakarta Pusat.

Hanya ada empat Kota di Indonesia yang menerima penghargaan Swasti Saba Wiwerda, selain Pangkalpinang, juga diraih oleh Tebo, Nganjuk, dan Sumedang.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Koordinator Poksi Penyehatan Udara, Tanah dan Kawasan, Direktorat Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Cucu Cakrawati Kosim.

Setelah sebelumnya Pengumuman penghargaan tersebut sudah diumumkan secara virtual melalui zoom meeting oleh Menteri Kesehatan Budi Sadikin Gunadi dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Rabu (17/11/2021) lalu.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Pangkalpinang sekaligus selaku Ketua Tim Pembina Kota Sehat Pangkalpinang, M Belly Jawari menyebut penghargaan ini atas kerja keras seluruh Pemerintah Kota Pangkalpinang.

"Alhamdulillah Kota Pangkalpinang mendapatkan penghargaan kota sehat kategori Swasti Saba Wiwerda, penghargaan ini merupakan kerja keras pemerintah kota, seluruh OPD dan masyarakat pangkapinang," ungkap Belly kepada Bangkapos.com.

Menurut Belly, dari 514 Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia Kota Pangkalpinang termasuk yang lolos verifikasi bersama 35 kabupaten dan kota yang lain.

Sementara, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kota Pangkalpinang satu-satunya yang lolos verifikasi dokumennya.

Belly menyebut, adapun penilaian Kabupaten dan Kota Sehat (KKS) dilaksanakan dalam dua tahapan yaitu tahapan verifikasi dokumen dan tahapan verfikasi lapangan.

Sedangkan penghargaan Kabupaten dan Kota sehat (KKS) terdapat tiga kategori Swasti Saba yaitu:
1. Swasti Saba Padapa
2. Swasti Saba Wiwerda
3. Swasti Saba Wistara

"Kita tahun ini bisa dibilang naik tingkatan, tahun 2019 kemarin kita Padapa, tahun ini 2021 Wiwerda, dan harapannya 2023 bisa Wistara.

Adapun persyaratan Desa/Kelurahan salah sarunya Open Defecation Free (ODF) yaitu kategori Padapa (60% Kelurahan ODF), kategori Wiwerda (80% Kelurahan ODF), dan kategori Wistara (100% Kelurahan ODF)," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim mengatakan, kedepan memang Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang akan lebih meningkatkan diri lagi, dengan terus berbenah dan mengevakuasi diri.

"Tahun 2021 Pangkalpinang berhasil mendapatkan kategori Swasti Saba Wiwerda dengan tingkat Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan sebesar 80,95% atau 34 kelurahan sudah ODF dari total 42 kelurahan yang ada di Kota Pangkalpinang," jelas Hakim.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved