Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wakil Komisi III DPRD Bangka Belitung Minta Pemda Aktif dan Peduli Tangani Kerusakan DAS

Permasalahan daerah aliran sungai (DAS) di wilayah Bangka Belitung memang perlu menjadi perhatian bersama.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Wakil Ketua Komisi III DPRD Bangka Belitung, Agung Setiawan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Permasalahan daerah aliran sungai (DAS) di wilayah Bangka Belitung memang perlu menjadi perhatian bersama.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bangka Belitung, Agung Setiawan meminta pemerintah daerah untuk aktif melakukan pengawasan daerah aliran sungai (DAS).

"Pemerintah harus peduli dan sering turun ke lapangan bersama-sama, baik kami di DPRD, baik itu gubernur untuk melihat kondisi kita harus lestari, peran pemda sangat penting," kata  Agung saat ditemui Bangkapos.com, Kamis (2/12/2021).

Baca juga: 20.000 Ha Kawasan Hutan di Bangka Belitung Rusak, Penyebab Utama Aktivitas Tambang Timah Ilegal

Baca juga: Antisipasi Libur Nataru, Vaksinasi Covid-19 di Pangkalpinang Kejar Target Sasaran 169.283 Orang

Dia juga menyarankan Satuan Polisi Pamoing Praja (Satpol PP) untuk kerap turun ke lapangan, melihat buangan di arah daerah aliran sungai.

"Mereka harus turun, karena buangan air sekarang banyak membuat aliran baru, kenapa jembatan Babel sering rusak, ini karena aliran ada yang dipindahkan, itu bisa membuat rusak jembatan," ungkap Agung.

Sejauh ini, dia mendengar memang terjadi kerusakan DAS atau tercemar, sehingga ini perlu menjadi perhatian.

Baca juga: Hanya Tersisa Baju Di Badan, Kepulan Asap dan Kobaran Api Buat Panik ABK KM Berkat Niaga

Baca juga: Banyak Lansia di Pangkalpinang Tak Dapat Terima Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya

Tak dipungkirinya, sedimentasi di Bangka Belitung cukup tinggi sehingga terjadi lah pendangkalan sungai.

Untuk itu, dia menilau perlu pemeliharaan daerah aliran sungai khusus untuk mengatasi ini.

"Lingkungan perlu kita jaga bersama, jangan sampai fatal, karena akan menganggu ekosistem dan rusak lingkungan, takutnya akan menganggu kehidupan biota yang ada diperairan," ungkap Mantan Anggota DPRD Kabupaten Bangka ini.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved