Breaking News:

Korban Dosen Unsri Bukan Cuma Satu Mahasiswi, Ada Beberapa yang Sudah Lapor, Begini yang Dialami

Korban Dosen Unsri Bukan Cuma Satu Mahasiswi, Ada Beberapa yang Sudah Lapor, Begini yang Dialami

Editor: Teddy Malaka
Istimewa/Sripo
Potongan video mahasiswi Unsri yang jadi korban dugaan pelecehan seksual oknum dosen mendadak tak bisa ikut yudisium 

Mahasiswi itu diduga salah satu korban pelecehan seksual yang melapor ke Polda Sumatera Selatan.

Menanggapi unggahan video yang beredar, Wakil Rektor 3 Unsri Iwan Setia Budi dalam jumpa pers yang digelar usai acara yudisium membantah adanya mahasiswi yang dicoret namanya dari daftar yudisium Fakultas Ekonomi.

Ia meminta yudisium tersebut tidak dikaitkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual.

"Terkait pemberitaan itu tidak benar, jadi jangan dikait-kaitkan dengan kasus itu (dugaan pelecehan seksual). Ini adalah yudisium, persyaratan yudisium itu sudah baku, jadi jika dikaitkan dengan kejadian itu tidak benar," ujarnya Jumat.

Jadi Tersangka

Modus yang digunakan dosen Unsri untuk mencabuli mahasiswinya terungkap. Bimbingan skripsi jadi kesempatan sang dosen untuk berbuat mesum.

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) resmi menetapkan dosen Universitas Sriwijaya ( Unsri) berinisial AR sebagai tersangka atas perkara dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya berinisial DR (22).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel Kombes Hisar Siallagan mengatakan tersangka AR merupakan dosen di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsri.

Penetapan tersangka terhadap AR dilakukan setelah penyidik Polda Sumsel mengantongi cukup bukti dari keterangan yang diberikan AR.

Baca juga: Tante Ernie Lagi Begini di Kamar Mandi Difoto Pakai Hp, Pantas Saja Disebut Pemersatu Bangsa

Baca juga: Timor Leste Bisa Jadi Negara Paling Berbahaya, Dokumen Kemenlu Selandia Baru Bongkar Kondisi Ini

Baca juga: Inilah Tanda Alam Dilihat Warga Empat Hari Sebelum Gunung Semeru Meletus dan Erupsi

Diketahui, tersangka AR hari ini, Senin (6/12/2021) diperiksa secara intensif selama 9 jam sejak pukul 09.00 WIB sampai 18.00 WIB di Markas Polda Sumsel.

"Kami sudah cukup bukti pencabulan yang dilakukan AR.

Maka, dengan ini oknum dosen berinisial AR ditetapkan sebagai tersangka," kata Kombes Hisar pada Senin (6/12/2021).

Menurut Kombes Hisar, di hadapan penyidik,

tersangka AR telah mengakui melakukan perbuatan cabul terhadap korban DR.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved