Rabu, 13 Mei 2026

Dipuja-puja di Timor Leste, Pemuka Agama Ini Malah Berbuat Mesum, Begini Nasibnya di Pengadilan

Dia juga mendirikan panti asuhan Topu Honis di daerah kantong terpencil Oecusse, Timor Leste.

Tayang:
Editor: Alza Munzi
TNB
Foto lawas Richard Daschbach bersama anak-anak di Timor Leste 

BANGKAPOS.COM - Agama kerap dijadikan pelaku kejahatan seksual untuk memperdayai korbannya.

Banyak kejadian sosok guru yang seharusnya dihormati malah menjadikan muridnya korban seksual.

Tidak hanya di sekolah umum, di sekolah khusus pendidikan agama pun bukan tempat aman bagi anak perempuan.

Peristiwa ini pernah terjadi di Timor Leste.

Pelakunya adalah Richard Daschbach, seorang pendeta di Timor Leste.

Daschbach sendiri dipuja karena perannya dalam menyelamatkan banyak nyawa selama perjuangan berdarah Timor Leste untuk merdeka dari Indonesia.

Dia juga mendirikan panti asuhan Topu Honis di daerah kantong terpencil Oecusse, Timor Leste.

Namun, di balik itu semua, Daschbach rupanya tergelincir berbuat salah.

Daschbach dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di Timor Leste.

Timor Leste sendiri merupakan sebuah negara dengan sekitar 96 persen penduduknya beragama Katolik.

Gereja adalah salah satu institusi paling kuat di negara itu.

Baca juga: Dulu Jadi Cinta Mati Mandra, Begini Wajah Munaroh Sekarang, Cantiknya Selevel dengan Maudy Koesnaedi

Daschbach kemudian secara resmi diberhentikan oleh Paus Fransiskus pada tahun 2018, setelah dia mengakui tindakannya kepada gereja, seperti melansir abc.net.au (10/2/2021).

Namun tuntutan hukum formal baru diajukan oleh Jaksa Agung Timor Leste September lalu.

Tuntutan-tuntan tersebut termasuk 14 tuduhan pelecehan seksual terhadap anak di bawah usia 14 tahun.

Satu tuduhan pornografi anak dan tuduhan kekerasan dalam rumah tangga.

Baca juga: Tak Sempat Malam Pertama, Pengantin Wanita yang Ngaku Janda Ini Diseret dan Diusir Mertua: Penipu!

Sumber: Intisari
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved