Buya Yahya Ingatkan Jangan Mandi Junub (wajib) Waktu Ini, Akan Mendatangkan Siksa
Buya Yahya ingatkan jangan mandi junub (wajib) di waktu ini karena akan mendatangkan siksa.
Penulis: Widodo | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM -- Buya Yahya ingatkan jangan mandi junub (wajib) di waktu ini karena akan mendatangkan siksa bagi yang melakukan.
Di waktu kapan dimaksud oleh Buya Yahya tersebut?
Berikut penjelasan oleh pengasuh pondok pesantren Al-Bahjah dalam sebauh kajiannya.
Hal itu ia jelaskan dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 19 April 2019.
Dia mengatakan tentang waktu mandi junub atau wajib yang dilarang dan mendatangkan siksa.
Baca juga: Kencan dengan Daun Muda, Baru Buka Resleting Celana Kakek 62 Tahun Mendadak Kejang-kejang lalu Tewas
Baca juga: Pesona Olivia Noor Bikin Pria Tak Berkedip, Anak Pedagang Buah Jadi Tiktoker
Baca juga: Masih Ingat Cornelia Agatha? Dulu Tenar Bareng Rano Karno, Kini Idap Penyakit Jari-jari Bengkok
Buya Yahya mengatakan jenis hadas yang membuat sholat seseorang tidak diterima apabila belum disucikan.
Pertama hadas kecil yang bisa disucikan dengan wudhu atau tayamum apabila tidak ada air.
Lalu hadas besar yang harus disucikan dengan cara mandi junub atau mandi wajib.
Sebagaimana diketahui bahwa hadats besar disebabkan keluarnya cairan mani cairan dari kemaluan.
Hal itu terjadi biasanya ketika pasangan suami istri berhubungan badan.
Namun menurut Buya Yahya ada suatu hal yang harus dipahami oleh seseorang dalam hal mandi wajib.
Ini sangat penting sebab menjelaskan waktu melakukan mandi wajib agar tidak mendatangkan siksa.
Khususnya bagi perempuan karena banyak yang salah paham mengenai waktu untuk melakukannya.
Sebab biasanya wanita akan langsung mandi junub setelah selesai melakukan hubungan suami istri.
Hal itu merupakan sunnah menurut Buya Yahya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20211222_buya-yahya.jpg)