Buya Yahya Ingatkan Jangan Mandi Junub (wajib) Waktu Ini, Akan Mendatangkan Siksa
Buya Yahya ingatkan jangan mandi junub (wajib) di waktu ini karena akan mendatangkan siksa.
Penulis: Widodo | Editor: Teddy Malaka
Selain itu karena melahirkan, haid dan nifas.
"Orang sehabis berhubungan suami istri wajib mandi besar," kata Buya Yahya.
"Orang habis melahirkan, haid dan nifas wajib mandi besar atau mandi junub," lanjutnya.
Terlebih menurutnya bagi orang yang mau melakukan shalat, sesudah berhubungan harus mandi besar.
Namun ada dua cara yang dilakukan saat mandi wajib (junub).
"Pertama adalah niat mandi besar atau mandi wajib," kata BUya Yahya.
Dia melanjutkan bersamaan niat mandi wajib penguyuran air atau menyiram air dari kepala.
Lalu yang kedua meratakan air ke seluruh tubuh.
"Meskipun rambutnya panjang beberapa meter wajib dibasuh semuanya," bebernya.
Buya Yahya menegaskan selagi masih nyambung wajib dibasuh semuanya.
"Kalau ada ditinggal satu rambut saja maka tidak sah," sebutnya.
Oleh karena itu dia menyarankan agar membasuh semuanya dan tidak boleh ada yang ditinggalkan.
"Tidak pakai shampo juga sah, asalkan air yang dipakai wudhu diguyur sambil membaca niat," kata Buya Yahya.
"bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala"
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20211222_buya-yahya.jpg)