Bolehkah Kita Mandi Junub Tanpa Sebab yang Jelas, Begini Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya menjelaskan terkait boleh atau tidak mandi junub tanpa sebab yang jelas.
Penulis: Widodo | Editor: Iwan Satriawan
"Kita ingin bangkitkan orang-orag yang terkena was-was untuk sadar dan ingatkan dia bahwa penyakit jangan dibiarkan begitu saja," katanya.
Dia menyarankan jangan biarkan was was dia sendiri membuat tersiksa.
"Saat bangun tidur, untuk menghilangkan was-was ber hadats atau tidaknya, Anda jangan mandi junub, maka langsung mengambil wudhu dan jalankan shalat," sarannya.
Dia mengatakan, mandi besar tanpa sebab nggak ada artinya maka Anda boongan.
"Nggak akan disebut sebagai mandi besar. Anda ngak ada junub, ngak ada hubungan suami istri, ngak ada lepas dari haid, bukan habis melahirkan bukan nifas, tentunya mandi besar ya gak bisa, gak dianggap sama sekali," bebernya.
Adapun perihal penyakit was-was, Buya Yahya memberitahukan bahwa tidak boleh untuk melawan was-was, karena semakin dilawan akan semakin sulit.
Begitupun, penyakit was-was tidak boleh untuk dituruti, karena jika dituruti juga akan menjadi-jadi.
Jadi obat terbaik untuk menghilangkan penyakit was-was adalah dengan cara mengalihkannya dengan hal lain.
Terutama mengalihkannya dengan ilmu agar tidak was-was.
"Ya Anda mesti cuekin aja, Anda tinggalkan alihkan dengan Ilmu," imbuhnya.
"Anda tidak boleh bertanya ke ustadz manapun saat sudah bertanya kepada satu ustadz, karena jika tidak maka tidak akan selesai karena banyak pendapat yang terus mengingatkan Anda pada penyakit was-was tersebut," ujar Buya Yahya.
Dia mengatakan kalau wa-was yang berlebihan justru menjadi penyakit mental.
"Yang kena was-was tolong sadar kalau itu penyakit dan segera Anda berobat," bebernya.
Simak video selengkapnya di sini
(Bangkapos.com/Widodo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220106_buya-yahya-menjelaskan-terkait-bolehkah-mandi-junub-tanpa-sebab-yang-jelas.jpg)